PAPUA — Norwegia akan menghadapi Inggris di Hard Rock Stadium, Miami, pada Sabtu (15/4) dalam laga perempat final yang sarat sejarah. Ini adalah pertama kalinya Norwegia menembus babak delapan besar Piala Dunia, setelah terakhir tampil di turnamen ini 28 tahun lalu.
Perjalanan Dramatis ke Perempat Final
Performa Norwegia di Amerika Serikat musim panas ini sungguh di luar dugaan. Mereka sukses melewati fase grup dengan mengalahkan Senegal dan Pantai Gading, sebelum menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Brasil di New Jersey pada babak 16 besar.
Erling Haaland menjadi bintang kemenangan atas Brasil dengan dua golnya. Usai laga, Haaland memimpin rekan setim dan para pendukung melakukan selebrasi khas Viking row—gerakan mendayung—yang kini menjadi tradisi baru tim.
Riise Siap Bergabung dengan Suporter
John Arne Riise, yang akan hadir langsung di stadion, mengaku tak sabar untuk ikut serta dalam selebrasi khas Norwegia tersebut. “Saya belum melakukannya karena menonton dari area yang tenang. Tapi untuk laga Sabtu nanti, saya harus ikut di tribun,” ujar mantan bek kiri Liverpool itu.
“Saya akan duduk bersama legenda-legenda lain, dan saat mereka mulai mendayung, saya akan bergabung. Saya belum pernah merasakan Piala Dunia, baik sebagai pemain maupun penggemar. Ini pengalaman yang luar biasa.”
Keyakinan Penuh Juara Dunia
Riise bahkan percaya Norwegia bisa melaju hingga menjadi juara dunia. “Sebelum turnamen, saya pikir perempat final adalah batas maksimal. Tapi cara mereka bermain, sikap mereka, dan cara mereka menyerang di setiap pertandingan sungguh luar biasa,” katanya dalam wawancara dengan BestBettingSites.co.uk.
“Ya, saya pikir Norwegia bisa memenangkan Piala Dunia jika menang melawan Inggris. Kenapa tidak? Kami sudah di delapan besar, semuanya mungkin terjadi. Meski Prancis tetap favorit utama, saya yakin kami bisa mengalahkan siapa pun.”
Catatan Pertemuan dengan Inggris
Keyakinan Riise juga didasari rekor pertemuan. Norwegia belum pernah kalah dari Inggris dalam laga kompetitif sejak kekalahan terakhir mereka pada 1981. Saat itu, komentator Bjorge Lillelien melontarkan kalimat legendaris yang kini diingat kembali oleh Riise.
“Saya berharap kami bisa memberi Inggris kekalahan yang telak. Kalimat itu mengingatkan saya pada komentar Lillelien. Kami punya sejarah bagus melawan mereka, dan saya percaya tim ini bisa mengulanginya,” pungkas Riise.