Pencarian

Pemkab Jayapura Gelar 18 Kali Pasar Murah Sepanjang 2025, Subsidi Harga Telur hingga Ayam Capai Rp 10.000

Senin, 13 Juli 2026 • 11:32:31 WIB
Pemkab Jayapura Gelar 18 Kali Pasar Murah Sepanjang 2025, Subsidi Harga Telur hingga Ayam Capai Rp 10.000
Pemkab Jayapura menggelar 18 kali pasar murah sepanjang tahun 2025 dengan subsidi harga komoditas strategis.

SENTANI — Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jayapura, Elvina Situmorang, mengungkapkan pihaknya telah menjalankan 18 kali operasi pasar murah di titik-titik rawan inflasi sepanjang tahun 2025. Subsidi harga diberikan bervariasi antara Rp 5.000 hingga Rp 10.000 per item untuk komoditas seperti telur, ayam, dan produk kearifan lokal termasuk kue sagu serta ikan gabus.

Kerja Sama dengan Bulog dan BUMD Lewat Gerai Harga Stabil

Pemkab Jayapura juga menggandeng Bulog dan BUMD melalui program Gerai Harga Stabil. Sebanyak 10 komoditas pokok dijual di bawah harga eceran tertinggi di gerai tersebut.

“Kerja sama dengan distributor dan menggelar pangan murah di beberapa titik terus kami lakukan,” kata Elvina kepada media, Jumat (10/7/2026).

Cadangan Pangan untuk Bencana hingga Stunting

Dinas Ketahanan Pangan mengoptimalkan cadangan pangan dalam bentuk beras. Cadangan ini diperuntukkan bagi penanganan bencana, bantuan kemiskinan, dan intervensi stunting di Kabupaten Jayapura.

“Peruntukannya untuk bencana dan bantuan kemiskinan hingga stunting,” ujar Elvina.

Sidak Pasar di Empat Wilayah Pembangunan

Sidak pasar dilakukan di sejumlah titik seperti Pasar Phraa Sentani, toko retail di Depapre, Nimbokrang, hingga Yapsi. Pemantauan ini untuk membandingkan harga antar Wilayah Pembangunan I, II, III, dan IV.

Hasil sidak menunjukkan harga cabai rawit yang sempat mencapai Rp 130.000 kini turun menjadi Rp 90.000. Cabai padang juga mengalami penurunan harga.

Target Swasembada Telur 60 Persen pada Akhir 2026

Pemkab Jayapura menyalurkan bantuan 3.500 ekor ayam petelur, pakan, dan kandang kepada kelompok tani di Doyo, Nimbokrang, dan Sentani. Targetnya, swasembada telur mencapai 60 persen pada akhir 2026 agar harga tidak lagi bergantung dari pasokan luar daerah.

Kelancaran distribusi juga didukung perbaikan jalan tani menuju sentra produksi dan subsidi ongkos angkut untuk komoditas strategis.

Elvina mengajak seluruh pelaku UMKM, pedagang, dan masyarakat menjaga stabilisasi harga dengan mendukung produk lokal petani setempat.

Bagikan
Sumber: kilaspapua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks