ASMAT — Pemerintah Kabupaten Asmat menaruh harapan besar pada kepengurusan baru Ikatan Kerukunan Keluarga Flobamorata Asmat. Sekda Absalom Amiyaram yang mewakili Bupati Thomas Eppe Safanpo secara khusus meminta agar program kerja organisasi itu searah dengan visi daerah, menuju Asmat yang sehat, cerdas, dan sejahtera.
Harapan Pemkab: Program Pendidikan hingga Budaya Jadi Prioritas
“Saya berharap pengurus Flobamorata yang baru dapat merumuskan program kerja yang sejalan dengan visi pembangunan daerah, baik di bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun budaya,” ujar Absalom dalam sambutannya. Ia juga mengimbau kepemimpinan baru untuk aktif menjalin komunikasi dengan paguyuban-paguyuban lain di Asmat.
Sinergi antara organisasi kedaerahan dan pemerintah dinilai penting untuk mempercepat pembangunan di wilayah paling selatan Papua itu. Flobamorata sendiri merupakan wadah perantau asal Flores, Timor, dan Alor yang bermukim di Asmat.
Lambertus Lew Gantikan Romanus Meak untuk Lima Tahun ke Depan
Drs. Lambertus Lew resmi memimpin Flobamorata Asmat setelah menjalani proses pemilihan dan dikukuhkan dalam acara yang berlangsung khidmat. Ia menggantikan Romanus Meak yang telah menyelesaikan masa bakti sebelumnya. Periode kepemimpinan Lambertus Lew ditetapkan hingga 2031.
Acara pengukuhan dihadiri jajaran Forkopimda Asmat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan dari berbagai paguyuban yang ada di Kabupaten Asmat.
Forkopimda dan Tokoh Masyarakat Hadiri Acara Pengukuhan
Kehadiran unsur pimpinan daerah dan tokoh lintas komunitas menunjukkan dukungan luas terhadap organisasi ini. Absalom, mewakili pemerintah daerah, juga menyampaikan selamat atas amanah yang dipercayakan kepada Lambertus Lew. “Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Asmat, kami menyampaikan selamat dan sukses,” katanya.
Dengan kepengurusan baru ini, Flobamorata Asmat diharapkan tak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga mitra strategis pemda dalam mendorong pembangunan manusia dan kebudayaan di Bumi Asmat.