Gubernur Papua Mathius D. Fakhiri mendorong lembaga pendidikan swasta ikut serta membantu pemerintah mencetak sumber daya manusia unggul di Bumi Cenderawasih. Dorongan itu disampaikan usai ia meninjau Sekolah Papua Harapan (SPH) dan Papua Hope Language Institute di Kampung Hinekombe, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura pada Minggu (30/8).
JAYAPURA — Mathius mengatakan pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah tidak bisa hanya mengandalkan sekolah negeri untuk meningkatkan kualitas SDM Papua.
Sekolah-sekolah swasta di Papua, menurut dia, telah membuktikan diri mampu melahirkan generasi unggul selama ini. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta dinilai penting untuk memperluas akses sekaligus menaikkan mutu pendidikan di daerah itu.
Jejak Sekolah Swasta Sebelum Pemerintahan Kini
Dalam kunjungannya ke dua lembaga pendidikan di Sentani, Gubernur mengakui peran swasta yang sudah lama teruji.
"Sekolah-sekolah swasta di Papua telah memiliki banyak keunggulan dan sudah ikut membangun daerah ini jauh sebelum kami memimpin," ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan sekolah-sekolah tersebut menjadi bukti nyata sumbangsih swasta dalam mencetak anak-anak Papua yang hebat.
Memperluas Akses dan Meningkatkan Mutu Pendidikan
"Dengan keberadaan sekolah tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan pihak swasta penting untuk memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu pendidikan di Papua," katanya.
Pemerintah tidak mungkin bekerja sendirian. Diperlukan keterlibatan berbagai pihak agar jangkauan pendidikan semakin merata hingga ke pelosok.
Menyiapkan Generasi Muda yang Berdaya Saing
Gubernur berharap lembaga pendidikan swasta terus berkontribusi menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan karakter yang baik.
"Kami ingin menyiapkan generasi muda Papua yang memiliki skill dan pendidikan yang baik, sehingga mereka mampu bersaing dengan anak-anak dari daerah lain," kata Mathius.
Menurutnya, generasi yang sedang menempuh pendidikan saat ini adalah calon pemimpin Papua pada masa mendatang.
Penguatan Berkelanjutan dan Dukungan Sarana Prasarana
Peningkatan kualitas pendidikan, lanjut Gubernur, tidak bisa dilakukan sekali waktu. Perlu proses berkelanjutan yang mencakup penguatan kapasitas lembaga hingga dukungan sarana dan prasarana.
Kunjungan Gubernur ke Sekolah Papua Harapan dan Papua Hope Language Institute menjadi langkah nyata agar pemerintah memahami kebutuhan langsung di lapangan, sekaligus mendorong kolaborasi yang lebih erat dengan dunia pendidikan swasta di Papua.