Pencarian

Tesla Roadster Terbaru Sinyal Meluncur 1 Oktober, Janji Fitur Melayang SpaceX

Senin, 14 September 2026 • 18:49:31 WIB
Tesla Roadster Terbaru Sinyal Meluncur 1 Oktober, Janji Fitur Melayang SpaceX
Tesla memberi sinyal peluncuran Roadster terbaru pada 1 Oktober melalui unggahan bernada "Go for launch".

PAPUA — Tesla memberi keterangan "Go for launch" pada unggahan tersebut, frasa yang biasa dipakai SpaceX untuk misi peluncuran roket. Dalam gambar teaser, Roadster berkelir merah tampak berdiri di bawah cahaya vertikal menyerupai landasan peluncuran.

Belum ada kepastian soal lokasi acara maupun apakah peluncuran akan disiarkan langsung. Tesla juga tidak merinci apakah yang akan diperlihatkan nanti merupakan versi produksi atau sekadar demonstrasi teknologi.

Janji Performa yang Belum Terbukti Sampai Sekarang

Sejak prototipe pertama dipamerkan pada November 2017, Tesla menargetkan Roadster mampu menempuh jarak hingga 620 mil atau sekitar 998 kilometer dalam sekali pengisian baterai. Klaim akselerasi 0-96,5 km/jam di bawah dua detik dan kecepatan maksimum lebih dari 402 km/jam juga disampaikan sejak saat itu.

Harga awal yang pernah ditetapkan menyentuh USD 200.000 atau setara lebih dari Rp 3,5 miliar. Untuk varian Founders Series, Tesla meminta deposit USD 250.000 atau sekitar Rp 4,4 miliar, sementara varian standar USD 50.000 atau sekitar Rp 882 juta.

Delapan Kali Jadwal Produksi Bergeser

Produksi awal semula dijanjikan mulai 2020. Target itu bergeser berulang kali ke 2022, 2023, 2024, lalu 2025 hingga 2026. Pada rapat pemegang saham November lalu, CEO Tesla Elon Musk menyebut produksi Roadster terbaru kemungkinan baru berjalan pada 2027 atau 2028.

Musk juga pernah menjanjikan demonstrasi pada 1 April. Demonstrasi itu tidak terjadi, dan ia menyebut rencana awal April tersebut hanya candaan April Mop. Jadwal demonstrasi produk pada Agustus 2026 juga tidak terealisasi, sampai akhirnya Tesla kembali memberi sinyal lewat unggahan awal Oktober ini.

Teknologi Pendorong Gas Dingin dari SpaceX

Daya tarik Roadster bukan cuma soal kecepatan. Tesla kembali membawa konsep pendorong gas dingin yang dikembangkan SpaceX untuk membuat mobil bisa terbang melayang. Konsep ini sudah diperlihatkan sejak 2018, tapi rencana demonstrasinya terus berubah jadwal.

Menurut laporan The Information pada Agustus lalu, Tesla memangkas rencana demonstrasi ekstrem di atas landasan bermagnet. Awalnya Roadster disebut akan mengemudi dalam posisi terbalik lalu kembali normal, kini disederhanakan menjadi demonstrasi yang lebih mendekati kemampuan melayang saja.

Demonstrasi itu juga disebut akan berlangsung tanpa pengemudi di dalam kabin. Mobil dikendalikan dari jarak jauh, sementara penonton ditempatkan ratusan meter dari kendaraan karena suara pendorongnya berpotensi membahayakan pendengaran.

Yang perlu dicatat, Roadster versi demonstrasi ini belum tentu menjadi produk yang bisa langsung dibeli konsumen. Mobil tersebut disebut tidak legal digunakan di jalan raya. Tesla bahkan sempat membahas kemungkinan menjualnya hanya kepada segelintir penggemar lewat program balap, menyerupai model penjualan Ferrari.

Calon Pemilik Sudah Menunggu Sejak 2017

Sejumlah calon pemilik yang sudah membayar uang muka sejak 2017 masih menunggu kepastian kendaraan. Rentang penantian mereka kini mendekati sembilan tahun tanpa tanggal produksi yang pasti.

Penarikan Besar di Tiongkok, Tesla Terbanyak

Terpisah dari rencana peluncuran Roadster, sejumlah produsen otomotif di Tiongkok melakukan penarikan kembali kendaraan dalam jumlah besar. Masalahnya ada pada mekanisme gagang pintu darurat di dalam kabin yang dinilai sulit dikenali karena warnanya menyerupai trim interior.

Kondisi itu bisa menyulitkan penumpang membuka pintu secara manual saat darurat, terutama ketika terjadi kegagalan sistem tegangan rendah pada kendaraan. Carscoops melaporkan penarikan ini melibatkan BAIC, Chery, Dongfeng, FAW Hongqi, Geely, Leapmotor, Tesla, Xiaomi, hingga Xpeng.

Berdasarkan data State Administration for Market Regulation (SAMR) Tiongkok, Tesla menjadi produsen dengan jumlah kendaraan yang ditarik paling banyak dalam gelombang recall tersebut.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabarbursa.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks