Kartika Cyber Hackathon 2026 Digelar, Hadiah Rp 100 Juta dan Golden Ticket Bintara Siber TNI AD

Penulis: Fajar  •  Rabu, 28 Oktober 2026 | 21:20:01 WIB
Pendaftaran Kartika Cyber Hackathon 2026 dibuka bagi developer, praktisi keamanan siber, mahasiswa, dan komunitas teknologi.

PAPUA — Pusat Siber Angkatan Darat (PUSSIBERAD) bersama platform edukasi pemrogram Codepolitan menggelar Kartika Cyber Hackathon 2026 dengan total hadiah lebih dari Rp 100,7 juta. Kompetisi berlangsung selama empat minggu pengerjaan dan terbuka bagi developer, praktisi keamanan siber, mahasiswa, hingga komunitas teknologi, baik individu maupun tim beranggotakan 1-3 orang. Pemenang juara 1, 2, dan 3 berhak atas Golden Ticket Seleksi Bintara Siber TNI AD.

Pendaftaran Kartika Cyber Hackathon 2026 dibuka untuk umum, dengan fokus pada penciptaan inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan pertahanan siber. Ajang ini menyasar penguatan infrastruktur digital TNI Angkatan Darat, bukan sekadar kompetisi teknologi biasa.

Selama empat minggu periode pengerjaan, peserta diberi ruang menguji keterampilan teknis sekaligus merancang prototipe solusi siber yang relevan dengan tantangan nasional. Penyertaan bisa dilakukan perorangan atau dalam tim kecil berisi maksimal tiga orang.

Empat Kategori Tantangan yang Bisa Dipilih

Peserta bebas memilih satu dari empat kategori sesuai fokus dan keahlian. Kategori Penindakan menekankan pengembangan solusi teknis untuk penanganan insiden dan penanggulangan ancaman siber secara cepat.

Kategori Penangkalan berfokus pada upaya pencegahan, deteksi dini, dan pengurangan risiko serangan siber. Sementara kategori Dukungan Teknologi mencakup pengembangan infrastruktur dan teknologi pendukung kebutuhan keamanan siber.

Kategori keempat, Siber Sosial, menyasar penanganan aspek sosial dan dinamika ruang publik digital yang berkaitan dengan keamanan siber. Keempat jalur ini memberi ruang bagi talenta dengan latar teknis maupun non-teknis.

Rincian Hadiah dan Fasilitas Peserta

Penyelenggara menyiapkan total hadiah apresiasi senilai lebih dari Rp 100,7 juta, ditambah trofi atau plakat. Setiap pemenang juga mendapat keanggotaan kelas online Codepolitan selama satu tahun.

Fasilitas lain berupa bootcamp ethical hacking JagoanSiber sebanyak delapan sesi live. Seluruh peserta yang mengumpulkan karya akan menerima sertifikat digital, terlepas dari hasil penjurian.

Golden Ticket ke Seleksi Bintara Siber TNI AD

Daya tarik paling menonjol dari ajang ini adalah jalur karier militer di bidang siber. Anggota tim peraih Juara 1, Juara 2, dan Juara 3 berhak mendapatkan Golden Ticket Seleksi Bintara Siber TNI AD.

Prototipe yang dinilai potensial juga berpeluang dipertimbangkan masuk ke tahap pengembangan lebih lanjut. Tidak menutup kemungkinan solusi tersebut dimanfaatkan langsung oleh institusi TNI Angkatan Darat.

"Kartika Cyber Hackathon 2026 bukan sekadar kompetisi teknologi, tetapi juga menjadi momentum untuk membangun kolaborasi yang lebih erat antara komunitas teknologi, sipil, dan institusi militer," ujar CEO & Founder Codepolitan, Kresna Galuh D. Herlangga.

Ia menambahkan, keahlian dan inovasi talenta Indonesia diharapkan menjadi kontribusi nyata bagi keamanan negara. Pernyataan itu disampaikan melalui keterangan resmi yang diterima media.

Alur Seleksi hingga Babak Final di Jakarta

Selama proses pengerjaan, peserta dibekali dua sesi webinar gratis untuk memperdalam wawasan teknis. Materi ini menjadi bekal sebelum peserta mengirimkan proposal, dokumentasi teknis, dan video demonstrasi prototipe.

Dari seluruh karya yang masuk, sebanyak 10 tim finalis dengan nilai tertinggi akan diundang ke Jakarta. Babak final digelar secara offline bersamaan dengan gelaran Kartika Cyber Conference di Hotel Aston Kartika, Jakarta.

Format final offline ini memberi kesempatan finalis mempresentasikan prototipe langsung di hadapan penilai. Bagi peserta dari luar kota, undangan ke Jakarta menjadi tahap penentu setelah seleksi berbasis dokumen.

Kolaborasi PUSSIBERAD dan Codepolitan menunjukkan pola rekrutmen talenta siber yang bergeser ke arah kompetisi terbuka. Bagi pelaku industri keamanan siber, ajang semacam ini berfungsi sebagai pipeline talenta sekaligus kanal prototipe yang bisa diadopsi institusi pertahanan.

Reporter: Fajar
Sumber: inet.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top