Dapur MBG di Kepulauan Yapen Sesuaikan Porsi dan Menu untuk Ibu Hamil hingga Balita

Penulis: Yasir  •  Minggu, 01 November 2026 | 11:16:02 WIB
Dapur MBG Yayasan Titian Mas Yapen menyesuaikan porsi dan menu bagi ibu hamil, ibu menyusui, bayi, dan balita.

KEPULAUAN YAPEN — Ketua Umum Yayasan Titian Mas Yapen, Rama Baskara Putra Erari, menyatakan pemenuhan gizi menjadi perhatian utama dalam pengelolaan dapur MBG. Setiap kelompok penerima manfaat memiliki kebutuhan nutrisi dan kalori yang tidak sama.

Pernyataan itu disampaikan Rama dalam dialog interaktif yang disiarkan LPP RRI Serui, Sabtu (31/10/2026). Ia menjelaskan, penyediaan makanan tidak dilakukan dengan menyamaratakan porsi, melainkan mempertimbangkan kebutuhan masing-masing penerima.

Tenaga Ahli Gizi Awasi Takaran Sebelum Makanan Disalurkan

Dapur MBG Yayasan Titian Mas Yapen melibatkan tenaga ahli gizi untuk mengawasi kandungan nutrisi, takaran porsi, serta kualitas makanan. Pengawasan berlangsung sebelum makanan sampai ke tangan penerima manfaat.

“Pada dasarnya, dapur MBG memiliki tenaga ahli gizi yang memperhatikan kebutuhan makanan bagi ibu hamil, balita, bayi, maupun ibu menyusui. Porsi makanan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat, baik porsi besar maupun kecil, berdasarkan kebutuhan gizi dan kalori,” ujar Rama.

Menurut Rama, keterlibatan tenaga ahli gizi menjadi bagian penting untuk memastikan makanan yang diberikan sesuai kebutuhan penerima. Pengaturan itu juga memperhatikan kondisi dan tahapan pertumbuhan, terutama bagi bayi dan balita.

Ibu Hamil dan Menyusui Dapat Porsi Khusus Sesuai Kondisi

Bagi ibu hamil dan ibu menyusui, penyediaan makanan diarahkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi sesuai kondisi masing-masing. Menu yang disiapkan tidak hanya memperhatikan jumlah makanan, tetapi juga kandungan gizi di dalamnya.

Selain mengatur porsi, yayasan memperhatikan komposisi menu yang disajikan. Setiap hidangan diupayakan mengandung unsur gizi seimbang, termasuk protein hewani, protein nabati, dan mineral.

“Untuk standar menu, kami memastikan adanya unsur protein hewani, protein nabati, serta mineral. Hal tersebut dapat dilihat dari variasi menu makanan yang disiapkan oleh dapur MBG Yayasan Titian Mas Yapen,” katanya.

Variasi Bahan Jaga Kualitas Asupan, Bukan Sekadar Kenyang

Variasi bahan makanan menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan nutrisi penerima manfaat. Pengawasan terhadap komposisi menu dilakukan agar makanan yang disalurkan tidak hanya memenuhi kebutuhan konsumsi, tetapi juga menjaga kualitas asupan gizi.

Rama berharap pengelolaan dapur MBG di Kabupaten Kepulauan Yapen memberi manfaat bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Ibu dan anak menjadi kelompok yang mendapat perhatian dalam pemenuhan gizi.

Ia juga berharap program MBG berjalan berkelanjutan sehingga pemenuhan kebutuhan makanan bergizi bagi masyarakat semakin optimal. Melalui pengaturan porsi dan komposisi menu yang melibatkan tenaga ahli gizi, dapur MBG Yayasan Titian Mas Yapen berupaya memastikan makanan yang disalurkan sesuai kebutuhan penerima manfaat.

Reporter: Yasir
Sumber: garuda.tv This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top