Pencarian

Senator Filep Wamafma Ingatkan Masyarakat Papua soal Deforestasi dan 103 Ribu Warga Mengungsi Akibat PSN

Minggu, 31 Mei 2026 • 21:05:35 WIB
Senator Filep Wamafma Ingatkan Masyarakat Papua soal Deforestasi dan 103 Ribu Warga Mengungsi Akibat PSN
Senator Filep Wamafma mengingatkan dampak deforestasi besar-besaran di Papua yang menyebabkan lebih dari 103 ribu warga mengungsi.

JAKARTA — Polemik perubahan sikap sejumlah tokoh pasca pemutaran film “Pesta Babi” dinilai hanya mengalihkan perhatian publik dari persoalan mendasar di Tanah Papua. Senator asal Papua Barat itu meminta seluruh elemen masyarakat kembali fokus pada dampak struktural pembangunan yang tengah berlangsung.

“Jangan sampai perhatian masyarakat tersedot pada isu-isu yang bersifat personal atau perubahan sikap seseorang. Yang harus menjadi fokus kita adalah persoalan pokok yang sedang terjadi di Papua hari ini,” ujar Filep di Jakarta, Sabtu (31/5/2026).

Deforestasi dan Pengungsian Massal

Menurut Filep, di balik narasi pembangunan dan investasi, terdapat persoalan struktural yang terus membayangi Papua. Ia menyoroti deforestasi dalam skala besar, perampasan tanah masyarakat, dan pengungsian warga yang diperkirakan telah mencapai lebih dari 103 ribu jiwa.

“Ketika lahan-lahan jatuh ke tangan perusahaan besar, masyarakat kehilangan aset alamnya. Kesejahteraan tidak otomatis tumbuh seiring masuknya investasi karena nilai tambah ekonomi justru keluar dari wilayah,” katanya.

Utang Lingkungan untuk Generasi Mendatang

Filep menegaskan bahwa deforestasi yang terjadi saat ini merupakan utang lingkungan yang akan dibayar oleh generasi mendatang. Ia memperingatkan bahwa dampaknya tidak selalu terlihat langsung, tetapi bisa muncul dalam bentuk krisis pangan, banjir, kekeringan, hingga stagnasi ekonomi daerah.

“Hari ini mungkin perusahaan mendapatkan keuntungan, tetapi kerugiannya akan ditanggung anak cucu Papua melalui kesulitan mencari sumber pangan, meningkatnya risiko bencana, hilangnya sumber penghidupan, dan berbagai krisis lainnya,” tegasnya.

Seruan untuk Semua Elemen Masyarakat

Ketua Komite III DPD RI itu meminta akademisi, tokoh agama, pemuda, dan masyarakat adat untuk terus mengawal isu-isu strategis yang menyangkut masa depan Papua. Ia menilai perhatian publik harus tetap tertuju pada perlindungan masyarakat adat, keselamatan masyarakat, dan keberlanjutan lingkungan.

“Fokus kita harus tetap pada perlindungan masyarakat adat, keselamatan masyarakat, keberlanjutan lingkungan, dan masa depan Papua. Jangan sampai isu-isu yang bersifat sementara mengaburkan persoalan utama,” tutup Filep.

Bagikan
Sumber: orideknews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks