Pencarian

ITDC Targetkan 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Dua Pembalap Indonesia Jadi Magnet Utama

Sabtu, 18 Juli 2026 • 03:37:01 WIB
ITDC Targetkan 150.000 Penonton MotoGP Mandalika 2026, Dua Pembalap Indonesia Jadi Magnet Utama
ITDC menargetkan 150.000 penonton MotoGP Mandalika 2026, meningkat dari capaian tahun sebelumnya sebanyak 144.000 orang.

PAPUA — Optimisme itu disampaikan Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka dalam media gathering di Artotel Gelora Senayan, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Ia menyebut target kunjungan naik signifikan dari capaian tahun sebelumnya yang berada di kisaran 144.000 orang. "Kita mau coba naik di 144.000 sampai 150.000 pengunjung, mudah-mudahan itu tercapai," ujar Troy.

Efek Mario Surya Aji dan Veda Ega Pratama pada Antusiasme Publik

Kehadiran dua pembalap Indonesia di grid MotoGP menjadi senjata utama ITDC. Troy mengakui, kehadiran Mario dan Veda bukan sekadar seremoni, melainkan motor penggerak animo masyarakat untuk datang langsung ke Sirkuit Mandalika.

Dukungan konkret sudah mengalir. Ikatan Motor Indonesia (IMI) berkomitmen mengirim sekitar 8.000 penonton dari berbagai daerah untuk memberi dukungan langsung. "Ini bentuk-bentuk dukungan positif untuk pembalap kita supaya jadi semakin semangat," kata Troy.

Perputaran Uang Ditarget Tembus Rp 5 Triliun

Dari sisi ekonomi, MotoGP Mandalika 2026 tidak hanya dimaknai sebagai ajang balap. Troy menegaskan, event ini adalah mesin sport tourism yang menggerakkan perekonomian secara luas. Tahun lalu, perputaran uang mencapai Rp 4,9 triliun.

"Kita berharap dengan adanya pembalap Indonesia mungkin harusnya bisa lebih dari itu," ucapnya. Dampak ekonomi, lanjut Troy, tidak hanya dirasakan Nusa Tenggara Barat (NTB) sebagai tuan rumah, tetapi juga Jakarta dan daerah lain yang terlibat dalam rangkaian kegiatan pra-balapan. "Hari ini Jakarta dapat momentum, artinya pasti harusnya bergerak (perekonomian)," tambahnya.

Penjualan Tiket: Early Bird Ludes, Presale 1 Bergulir

Indikator positif juga terlihat dari penjualan tiket. Seluruh tiket kategori early bird telah habis terjual. Saat ini, penjualan sudah memasuki tahap Presale 1.

Hingga sekitar 80 hari sebelum balapan yang dijadwalkan pada 9-11 Oktober 2026, nilai transaksi penjualan tiket telah mencapai sekitar Rp 2,5 miliar. Troy menyebut capaian ini lebih cepat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. "Early bird sudah habis dan sekarang sudah masuk ke tahap Presale 1. Dalam waktu dua minggu tiba-tiba habis dan ini hal yang positif," tutup Troy.

Bagikan
Sumber: money.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks