Pencarian

Kemenag Papua Ajak Siswa Manfaatkan Aplikasi Aman untuk Laporkan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan, Identitas Terjamin

Rabu, 29 Juli 2026 • 09:33:01 WIB
Kemenag Papua Ajak Siswa Manfaatkan Aplikasi Aman untuk Laporkan Kekerasan di Lingkungan Pendidikan, Identitas Terjamin
Kepala Kanwil Kemenag Papua Klemens Taran memperkenalkan aplikasi Aman sebagai sarana pelaporan kekerasan di lingkungan pendidikan dengan jaminan kerahasiaan identitas.

JAYAPURA — Kepala Kanwil Kemenag Papua Klemens Taran mengatakan aplikasi Aman dirancang khusus untuk menerima laporan kekerasan fisik, seksual, hingga perundungan di ruang digital. Fitur utamanya adalah jaminan kerahasiaan identitas pelapor.

"Melalui aplikasi ini kami berharap para guru, orang tua, bahkan para siswa dapat memanfaatkannya secara maksimal sehingga berbagai persoalan yang terjadi bisa diketahui dan ditindaklanjuti," kata Klemens di Jayapura, Selasa.

Menjaring Kasus yang Tak Terlihat

Selama ini, lingkungan pendidikan agama di Papua dinilai kondusif. Namun, Klemens mengakui bukan berarti tidak ada kasus yang terlewat—minimnya laporan dari masyarakat menjadi kendala utama.

"Dengan adanya aplikasi ini, kami bisa memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi di lingkungan pendidikan sehingga penanganan dapat dilakukan secara tepat," ujarnya.

Cara Kerja dan Jangkauan Aplikasi Aman

Aplikasi Aman menjadi media bagi siswa, orang tua, guru, dan masyarakat untuk menyampaikan laporan dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan agama dan keagamaan. Proses pengaduan dikelola secara terpusat agar setiap aduan bisa dicarikan solusi yang sesuai.

Klemens menambahkan, upaya penyelesaian persoalan dapat dilakukan tepat waktu dan tepat sasaran. Kanwil Kemenag Papua bersama jajaran di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota berkomitmen mendukung pengelolaan aplikasi tersebut agar berjalan optimal.

Komitmen Penuh dari Seluruh Jajaran

"Selaku Kepala Kanwil bersama seluruh jajaran, kami akan terus memberikan dukungan penuh terhadap aplikasi Aman agar menjadi sarana efektif mencegah dan menangani dugaan kekerasan di lingkungan pendidikan," pungkas Klemens.

Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks