Pencarian

Massa KNPB Jayapura Gelar Aksi Tolak Penambahan Personel Militer di Papua, Serukan HAM bagi OAP

Senin, 03 Agustus 2026 • 20:17:01 WIB
Massa KNPB Jayapura Gelar Aksi Tolak Penambahan Personel Militer di Papua, Serukan HAM bagi OAP
Massa aksi menunjukan poster saat menggelar demonstrasi menolak penambahan personel militer di sejumlah titik di Kota Jayapura, Papua.

JAYAPURA — Aksi demonstrasi yang digelar KNPB Wilayah Kota Jayapura menyebar di beberapa lokasi, mulai dari kawasan Expo, distrik Heram, Perumnas III, hingga Gapura Universitas Cenderawasih (Uncen) di Abepura. Para peserta membawa poster bertuliskan "Tarik Militer dari Tanah Papua", "Stop kekerasan terhadap rakyat Papua", hingga "Solusi dari Kekerasan: Revolusi Total".

Sejak siang, massa bertahan di bawah terik matahari. Mereka berorasi bergantian, menyuarakan keprihatinan atas situasi yang dinilai makin mencekik kehidupan sipil.

Warga Sipil Disebut Jadi Korban Kekerasan

Salah satu peserta aksi, Okto Dumapa, menegaskan kehadiran massa merupakan bentuk komitmen memperjuangkan hak-hak masyarakat Papua. Ia mengklaim kondisi Papua saat ini dipenuhi aparat keamanan, baik organik maupun nonorganik, yang berdampak langsung pada warga sipil.

"Tanah Papua adalah milik orang Papua, tetapi kami masih hidup dalam penderitaan. Banyak masyarakat yang menjadi korban kekerasan," ujar Okto dalam orasinya di hadapan peserta aksi dan petugas yang berjaga.

Pernyataan serupa disampaikan peserta lain, Stef. Ia menilai kebijakan penambahan pasukan militer justru berpotensi memperpanjang konflik dan memperbesar risiko bagi warga sipil.

"Kehadiran militer seharusnya memberikan rasa aman kepada masyarakat. Namun yang kami rasakan justru sebaliknya," kata Stef.

KNPB Kembali Gaungkan Hak Menentukan Nasib Sendiri

Dalam orasinya, Stef juga mempertanyakan komitmen negara dalam penegakan HAM di Papua. Massa mendesak pemerintah mengusut berbagai kasus kekerasan yang hingga kini disebut belum tuntas.

Selain soal keamanan, massa aksi menyampaikan pandangan politik bahwa akar persoalan Papua hanya bisa diselesaikan melalui penghormatan terhadap hak menentukan nasib sendiri bagi OAP. Tuntutan ini menjadi benang merah dalam setiap orasi yang disampaikan.

Aksi demonstrasi berlangsung di bawah pengawalan ketat aparat keamanan. Hingga berita ini diturunkan, situasi di sejumlah titik terpantau kondusif dan tidak ada insiden berarti. Massa membubarkan diri secara tertib setelah orasi selesai. []

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarapapua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks