Pencarian

Harga Emas di Jayapura Melandai ke Rp 2,4 Juta per Gram, Pembeli Pilih Wait and See

Rabu, 21 Oktober 2026 • 13:46:31 WIB
Harga Emas di Jayapura Melandai ke Rp 2,4 Juta per Gram, Pembeli Pilih Wait and See
Pemilik toko emas Anugrah, Rendy, melayani pembeli di Jayapura saat harga emas melandai.

JAYAPURA — Pemilik toko emas Anugrah, Rendy, menyebut koreksi harga tahun ini jauh lebih dalam dibanding tahun-tahun sebelumnya. Jika dulu penurunan hanya berkisar Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per gram, kini selisihnya mencapai ratusan ribu rupiah per gram.

Pola Terbalik: Diburu Saat Naik, Ditinggal Saat Turun

Saat harga emas melambung menuju Rp 3 juta per gram, warga Jayapura berbondong-bondong membeli. Kekhawatiran harga terus naik mendorong mereka menyerbu toko emas.

Kondisi berbalik ketika harga melandai. Rendy menyebut pasar cenderung sepi meski transaksi masih tetap berjalan.

"Namun, ketika harga turun seperti saat ini, kondisi pasar cenderung sepi meskipun transaksi masih tetap ada," kata Rendy, Rabu, 21 Oktober 2026.

Konsumen Makin Cerdas Pantau Grafik Harga

Rendy menilai konsumen sekarang lebih aktif memantau pergerakan harga emas. Begitu melihat tren melandai, mereka memilih menunda pembelian.

"Istilahnya wait and see dengan harapan harga akan turun lebih jauh lagi," ujarnya.

Perilaku ini berbeda dari pola lama ketika pembeli cenderung mengejar barang saat harga sedang tinggi.

Perhiasan Siap Pakai Kuasai 70 Persen Pembelian

Mayoritas konsumen di toko Anugrah lebih memilih perhiasan emas siap pakai dibandingkan sistem pemesanan khusus. Pembelian perhiasan jadi menyumbang 70 persen dari total transaksi.

Biaya produksi disebut masih stabil di kisaran Rp 500 ribu per item emas. Seluruh koleksi toko merupakan hasil kerajinan tangan tanpa mesin, dengan durasi pengerjaan maksimal tiga hari untuk satu potong perhiasan.

Motif Khas Papua Tetap Jadi Primadona

Di antara berbagai desain yang ditawarkan, motif khas Papua konsisten diminati pembeli lokal. Desain bernuansa budaya setempat menjadi pilihan utama para pecinta perhiasan emas di Jayapura.

"Diantara berbagai desain yang ada, motif khas Papua terus menjadi primadona yang konsisten diminati oleh para pecinta perhiasan emas lokal," kata Rendy.

Pelaku usaha emas di Jayapura kini menanti apakah tren penurunan harga berlanjut atau berbalik arah dalam beberapa pekan mendatang.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: redaksipotret.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks