Pencarian

Sampah Kembali Menumpuk di Titik Larangan Jembatan Komba Sentani, Pagar dan Imbauan Kampung Tak Digubris

Selasa, 12 Mei 2026 • 15:33:52 WIB
Sampah Kembali Menumpuk di Titik Larangan Jembatan Komba Sentani, Pagar dan Imbauan Kampung Tak Digubris
Sampah menumpuk di bawah pagar larangan Jembatan Komba Sentani meski sudah dipasang imbauan.

Pemandangan itu terpantau di sekitar jembatan yang melintasi kawasan pemukiman padat tersebut. Kantong plastik, botol bekas, dan sisa sampah dapur berserakan di bawah pagar seng yang sengaja dipasang pemerintah kampung untuk menghalangi akses.

“Padahal sudah ada tanda larangan. Tapi tetap saja orang buang sampah di situ. Ini soal kesadaran,” ujar Parno, warga yang melintas saat ditemui wartawan.

Bau Tak Sedap dan Ancaman Penyakit Mulai Muncul

Sampah yang dibiarkan menumpuk tidak hanya merusak pemandangan. Warga sekitar mulai mengeluhkan bau menyengat yang terbawa angin, apalagi saat cuaca panas. Kondisi ini dinilai berpotensi menjadi sarang nyamuk dan sumber penyakit di musim pancaroba.

Parno menambahkan, jika dibiarkan semakin banyak, sampah akan sulit ditangani dan mencemari lingkungan sekitar jembatan yang kerap dilintasi anak-anak sekolah.

TPS Tersedia di Pasar Lama, Imbauan Berulang Tak Mempan

Pemerintah Kampung Yobeh bersama ketua RT dan RW setempat sudah berulang kali menyampaikan imbauan. Warga diarahkan membuang sampah di Tempat Pembuangan Sementara (TPS) yang tersedia di kawasan Pasar Lama, tidak jauh dari lokasi jembatan.

“Pemerintah kampung beserta aparat kampung dan beberapa warga sudah pasang pagar seng. Kami juga sudah imbau untuk buang sampah di TPS terdekat di Pasar Lama, tapi masih belum ada kesadaran,” kata Parno.

Ajakan agar Tidak Menunggu Teguran atau Denda

Parno mengajak warga untuk memulai kebiasaan membuang sampah pada tempatnya dari diri sendiri. Ia menekankan agar tidak menunggu ditegur atau dikenakan sanksi baru sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan.

“Mari jaga lingkungan dan kota kita. Buang sampah pada tempatnya. Jangan tunggu ditegur atau didenda baru sadar. Kota bersih itu dimulai dari diri kita sendiri,” tutupnya.

Bagikan
Sumber: beritapapua.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks