Pencarian

Google Pangkas Kapasitas Penyimpanan Gratis Gmail Menjadi 5 GB untuk Pengguna Baru

Kamis, 21 Mei 2026 • 01:09:01 WIB
Google Pangkas Kapasitas Penyimpanan Gratis Gmail Menjadi 5 GB untuk Pengguna Baru
Google resmi pangkas kapasitas penyimpanan gratis Gmail menjadi 5 GB untuk pengguna baru.

PAPUA — Pengguna baru yang mendaftar akun Google kini mendapati kapasitas penyimpanan gratis mereka langsung dipangkas hingga tersisa 5 GB. Angka ini jauh di bawah standar 15 GB yang selama ini dinikmati pengguna Gmail dan Google Drive selama bertahun-tahun.

Google memang memberikan opsi untuk mengembalikan kuota ke 15 GB, tetapi syaratnya adalah pengguna wajib menautkan nomor ponsel aktif. Strategi ini dinilai sebagai taktik agresif Google untuk mengumpulkan data identitas pengguna dengan kedok peningkatan keamanan akun.

Bagi sebagian besar orang, ruang penyimpanan sebesar 5 GB akan habis dalam hitungan bulan. File lampiran email, dokumen kerja di Drive, hingga cadangan data otomatis dari ponsel Android akan dengan cepat memenuhi kapasitas yang sangat terbatas tersebut.

Fakta Singkat: Peta Kapasitas Penyimpanan dan Alternatifnya

  • 5 GB: Batas penyimpanan gratis baru Google untuk akun tanpa verifikasi nomor ponsel, setara dengan kapasitas OneDrive dan Proton Drive.
  • 15 GB: Kuota gratis standar Google terdahulu yang kini hanya bisa diakses setelah menyerahkan nomor telepon.
  • 71,82 GB: Rata-rata ruang yang dihabiskan oleh tumpukan foto dan video selama satu dekade, menjadikannya beban terbesar di cloud storage.
  • 1 TB (sekitar 1.000 GB): Kapasitas hard disk eksternal seharga Rp 700 ribuan yang bisa menjadi solusi penyimpanan fisik jangka panjang tanpa biaya langganan.

Foto dan Video Sebagai Penyumbang Terbesar Kepenuhan Memori

Analisis penggunaan menunjukkan bahwa dokumen teks, basis data kontak, dan email sebenarnya hanya memakan ruang yang sangat kecil. Tanpa file foto dan video, konsumsi penyimpanan cloud rata-rata pengguna selama sepuluh tahun bahkan tidak mencapai 3 GB.

Masalahnya, Google Photos secara otomatis mencadangkan setiap gambar yang diambil lewat kamera ponsel pintar. Hal inilah yang memaksa pengguna untuk terus membayar biaya langganan Google One demi menghindari peringatan memori penuh.

Membagi file ke berbagai layanan cloud gratis seperti OneDrive atau Proton Drive bisa menjadi solusi sementara. Namun, metode ini memaksa pengguna mengelola banyak akun sekaligus dan menghadapi risiko kebocoran data atau perubahan kebijakan layanan secara mendadak.

Beralih ke Hard Disk Eksternal untuk Solusi Bebas Biaya Bulanan

Dibandingkan menyewa server NAS (Network Attached Storage) yang rumit dan mahal, penggunaan perangkat keras lokal jauh lebih praktis untuk pengguna awam. Komputer meja atau laptop dengan kapasitas penyimpanan internal minimal 1 TB dapat dimanfaatkan sebagai pusat data pribadi.

Pengguna dapat menerapkan metode pencadangan berkala dengan memindahkan foto dari Google Photos ke komputer setahun sekali. Setelah diunduh, file tersebut dikompresi dan disimpan ke dalam hard disk eksternal sebagai cadangan fisik yang aman dari peretasan online.

Langkah ini memutus ketergantungan pada biaya langganan bulanan cloud yang harganya terus merangkak naik. Penyimpanan fisik memastikan kepemilikan penuh atas data pribadi tanpa perlu khawatir aturan platform berubah sewaktu-waktu.

Bagikan
Sumber: androidpolice.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks