Pencarian

SpaceX dan xAI Borong Megapack Tesla Hampir Rp 16 Triliun, Total Pembelian Tembus 1 Miliar Dollar AS

Jumat, 05 Juni 2026 • 03:14:01 WIB
SpaceX dan xAI Borong Megapack Tesla Hampir Rp 16 Triliun, Total Pembelian Tembus 1 Miliar Dollar AS
SpaceX dan xAI catat pembelian Megapack Tesla senilai hampir Rp 16 triliun hingga April 2026.

PAPUA — Dokumen S-1/A milik SpaceX yang dipublikasikan kemarin mengungkap fakta mengejutkan tentang aliran dana antarperusahaan milik Elon Musk. xAI, perusahaan AI yang sedang membangun superkomputer Colossus, tercatat membeli produk Megapack dari Tesla senilai 269 juta dollar AS hanya dalam kurun waktu April 2026. Jumlah itu bahkan melampaui total pembelian Megapack yang dilakukan xAI sepanjang tahun 2024 yang mencapai 191 juta dollar AS.

Rincian Pembelian Megapack dari 2024 hingga April 2026

Berdasarkan pengungkapan transaksi pihak berelasi dalam dokumen tersebut, berikut rincian pembelian Megapack oleh xAI dari Tesla:

  • 2024: 191 juta dollar AS
  • 2025: 506 juta dollar AS
  • Q1 2026 (Januari–Maret): 34 juta dollar AS
  • April 2026: 269 juta dollar AS

Totalnya, dalam waktu kurang dari dua setengah tahun, xAI telah menggelontorkan dana sekitar 1 miliar dollar AS atau setara Rp 16 triliun untuk produk baterai skala grid milik Tesla.

Megapack Jadi Jantung Pasokan Listrik Superkomputer AI

Kebutuhan Megapack yang sangat besar ini terkait langsung dengan ambisi xAI membangun pusat data raksasa. Superkomputer Colossus di Memphis, Tennessee, serta perluasan fasilitas komputasi lainnya membutuhkan pasokan daya yang masif dan stabil. Megapack berfungsi sebagai penyangga energi skala grid, menyimpan listrik dari jaringan dan pembangkit on-site agar pelatihan model AI bisa berjalan nonstop 24 jam.

xAI telah mengerahkan 168 unit Megapack di fasilitas Memphis dan menargetkan kapasitas penyangga hingga 1 GWh. Dengan target total kapasitas komputasi mencapai 2 GW, kebutuhan baterai penyangga pun menjadi sangat besar. Bagi divisi energi Tesla yang mencatat pendapatan 12,8 miliar dollar AS pada 2025, transaksi dari SpaceX dan xAI yang mencapai 573 juta dollar AS berkontribusi sekitar 4,5 persen dari total pendapatan energi mereka.

Ironi di Balik Pembelian: Megapack Justru Menyimpan Listrik dari Gas Alam

Di balik kabar positif bagi bisnis energi Tesla, ada ironi besar yang mencuat. Meski membeli miliaran dollar Megapack, sumber listrik yang disimpan oleh baterai tersebut justru mayoritas berasal dari pembangkit listrik tenaga gas alam. Data menunjukkan xAI telah mengoperasikan hampir 50 turbin gas di pusat data Mississippi dan mendapatkan izin membangun pembangkit listrik tenaga gas berkekuatan 41 turbin di Southaven.

Berdasarkan dokumen izin lingkungan, kombinasi fasilitas tersebut berpotensi menghasilkan emisi gas rumah kaca lebih dari 6 juta ton per tahun. Langkah ini jelas bertolak belakang dengan misi utama Tesla yang digaungkan Elon Musk, yaitu beralih dari ekonomi hidrokarbon menuju ekonomi tenaga surya. Meski xAI mengumumkan rencana membangun ladang surya 100 MW di dekat Colossus pada akhir 2025, angka itu hanyalah sebagian kecil dibandingkan kapasitas pembangkit gas yang mencapai gigawatt.

Selain pembelian Megapack, dokumen IPO SpaceX juga mengonfirmasi pembelian 131 juta dollar AS berupa Cybertruck pada 2025, serta transaksi barang dan jasa SpaceX dari Tesla senilai 147 juta dollar AS pada tahun yang sama. Pola transaksi antarperusahaan Musk ini kian menguat dan menjadi sorotan, terutama karena belum diimbangi dengan pembelian panel surya Tesla untuk mendukung pasokan energi bersih bagi pusat data xAI.

Bagikan
Sumber: electrek.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks