JAYAPURA — Perdana Menteri Papua Nugini, James Marape, membuka Forum Bisnis Uni Eropa-PNG ke-5 dengan seruan langsung kepada para investor Eropa untuk menanamkan modal di negaranya. Marape menyebut PNG sebagai pusat ekonomi dan populasi terbesar di Pasifik, dengan sumber daya alam melimpah dan lokasi strategis yang menghubungkan Asia dan Pasifik.
“Mari kita terlibat dalam bisnis yang berkelanjutan bagi diri Anda sendiri dan bagi kita, bisnis yang berkelanjutan bagi lingkungan. Eropa adalah gerbang menuju dunia, bukan secara fisik tetapi karakter Anda sebagai bisnis, ekonomi, dan sebagai bangsa. PNG siap menyambut semua investor Eropa, bawalah upaya Anda, bawalah karakter bisnis dan keterampilan Anda, mitra di sini di PNG,” ujar Marape seperti dikutip dari laman tvwan.com.pg, Jumat (5/6/2026).
Kemitraan Strategis di Bawah Perjanjian Samoa
Hubungan ekonomi antara Uni Eropa dan Papua Nugini berlandaskan pada Perjanjian Samoa, yakni kerangka kerja sama antara UE dan Organisasi Negara-negara Afrika, Karibia, dan Pasifik (OACPS). Selain itu, kemitraan ini juga dipandu oleh Strategi UE untuk Kerja Sama di Indo-Pasifik dan inisiatif Global Gateway UE.
Duta Besar Uni Eropa untuk Papua Nugini, Erika Hasznos, menyebut forum ini telah berlangsung sejak 2011 dan edisi keempat digelar pada 2023. Forum ini, menurutnya, telah menjadi platform penting untuk dialog strategis antara pemerintah, bisnis, investor, dan mitra pembangunan.
Akses Bebas Tarif ke Pasar Uni Eropa
Forum ke-5 ini berlangsung di tengah meningkatnya minat strategis terhadap investasi berkelanjutan, infrastruktur tangguh, dan kemitraan ekonomi yang lebih dalam di kawasan Indo-Pasifik. Sidang pleno tingkat tinggi dijadwalkan membahas bagaimana UE dan PNG dapat memperdalam kemitraan perdagangan dan investasi berkelanjutan di bawah inisiatif Global Gateway.
Papua Nugini tercatat sebagai negara Pasifik pertama yang meratifikasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi Sementara Pasifik Uni Eropa pada Mei 2011. Sejak saat itu, PNG menikmati akses bebas tarif dan bebas kuota penuh ke pasar tunggal Uni Eropa.
Bidang Investasi yang Ditawarkan
Kerja sama yang diperkuat mencakup sektor konektivitas, energi terbarukan, infrastruktur berkelanjutan, agribisnis, dan nilai tambah. Forum ini diharapkan mendorong pertumbuhan yang dipimpin sektor swasta serta diversifikasi ekonomi PNG dalam jangka panjang.