Pencarian

Layar Tancap Rohani Hadir di Kampung Mbenti, Asar Papua dan CBN Jangkau Puluhan Anak di Pedalaman Pegaf

Minggu, 07 Juni 2026 • 14:41:32 WIB
Layar Tancap Rohani Hadir di Kampung Mbenti, Asar Papua dan CBN Jangkau Puluhan Anak di Pedalaman Pegaf
Anak-anak Kampung Mbenti antusias mengikuti layar tancap film animasi Alkitab dari Asar Papua dan CBN.

PEGAF — Anak-anak di Kampung Mbenti, Pegunungan Arfak, mendapat pengalaman berbeda saat mengikuti nonton bareng (nobar) film animasi Alkitab. Layar tancap ini digelar Asar Papua bersama Cahaya Bagi Negeri (CBN), sebuah program pemuridan yang menyasar generasi muda di pelosok.

Film yang diputar mengisahkan perjalanan iman, mulai dari kisah Adam dan Hawa hingga penyaliban Yesus Kristus. Tayangan dikemas dengan animasi agar mudah dicerna anak-anak yang belum pernah mendengar ajaran Kristen sebelumnya.

Metode Pemuridan dengan Media Film

Yuliana Isir, fasilitator CBN wilayah Wapramasi dan Pegunungan Arfak, memandu langsung kegiatan tersebut. Menurutnya, film menjadi media efektif untuk menyampaikan pesan Injil kepada anak-anak.

"Program ini membantu pelayanan gereja menjangkau anak-anak agar mengenal Yesus Kristus dan bertumbuh dalam iman. Film jadi media efektif karena menarik dan mudah dipahami," ujar Yuliana.

Sasaran utama pelayanan ini adalah anak-anak yang belum mengenal Yesus Kristus atau yang imannya masih lemah. Pendekatan sederhana melalui tayangan visual dinilai lebih mudah diterima dibandingkan metode pengajaran konvensional.

Respons Positif dari Orang Tua dan Masyarakat

Kegiatan mendapat sambutan hangat dari warga Kampung Mbenti. Orang tua melihat anak-anak mereka antusias mengikuti tayangan hingga selesai tanpa ada yang meninggalkan tempat.

CBN berharap kolaborasi dengan Asar Papua ini bisa terus berlanjut ke kampung-kampung lain di Pegunungan Arfak. Tujuannya, menjangkau lebih banyak anak yang belum tersentuh pembinaan rohani.

"Diharapkan makin banyak anak menerima Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Bagi yang imannya masih lemah, kegiatan ini bisa menolong mereka bertumbuh, berkarakter Kristus, serta menjadi berkat bagi keluarga, gereja, dan masyarakat," tutup Yuliana.

Layar tancap rohani ini menjadi salah satu cara membangun generasi muda yang cerdas dan beriman kuat di tengah keterbatasan akses pendidikan agama di pedalaman Papua.

Bagikan
Sumber: topbnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks