PAPUA — Api pertama kali terlihat sekitar pukul 00.41 WIB. Kobaran dengan cepat membesar dan merambat ke seluruh bangunan, dipicu oleh material konstruksi yang mudah terbakar dan hembusan angin kencang di lokasi. Upaya pemadaman oleh petugas gabungan dari Pos Belik dan Pos Randudongkal baru tuntas pada pukul 04.00 WIB, setelah lebih dari tiga jam berjibaku.
Pemanas Ayam Diduga Jadi Pemicu
Hasil pemeriksaan awal di lapangan mengarah pada kebocoran pada alat pemanas di dalam kandang sebagai sumber api. Petugas Damkar, Solehudin, mengonfirmasi temuan tersebut.
"Api bersumber dari pemanas ayam yang mengalami kebocoran, sehingga memicu kebakaran besar di dalam kandang," ujar Solehudin, Minggu (14/6). Ia menambahkan bahwa kondisi material bangunan yang mudah terbakar serta tiupan angin yang kencang mempercepat proses perambatan api.
Aset Rp250 Juta Berhasil Dievakuasi Warga
Di tengah kepanikan, petugas gabungan bersama warga setempat bergerak cepat menyelamatkan aset-aset di sekitar lokasi kebakaran. Barang-barang yang berhasil diamankan memiliki nilai estimasi sekitar Rp250 juta. Meski bangunan utama ludes, langkah ini dinilai cukup signifikan untuk mengurangi total kerugian yang diderita korban.
Hingga Minggu siang, situasi di lokasi kejadian telah dinyatakan kondusif. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini. Tiga orang yang tengah berada di dalam kandang saat kebakaran terjadi dilaporkan selamat.