Keputusan ini disampaikan langsung oleh tim inti Behaviour Interactive dalam wawancara khusus menjelang ulang tahun ke-10 Dead by Daylight yang jatuh pada 14 Juni lalu. Bagi para penggemar setia yang sudah mengoleksi puluhan karakter orisinal dan lisensi ikonik—dari Freddy Krueger hingga Negan—kabar ini mungkin justru melegakan.
“Tidak Sekarang, Mungkin Tidak Pernah”
Produser eksekutif Jose Ramos tidak main-main saat ditanya soal kemungkinan sekuel. “Kami pikir jawabannya adalah 'tidak'. Tentu Anda tidak bisa bilang tidak akan pernah, tapi kami cukup yakin jawabannya tidak,” ujarnya.
Ramos menjelaskan timnya justru fokus memberi ruang napas bagi para pengembang. “Menjalankan game live-service itu berat. Ritme konten terus-menerus. Kami ingin tim punya waktu untuk berpikir, merancang dengan benar, dan membangun fondasi teknis yang memberi lebih banyak alat dan kemungkinan.”
Ia menambahkan jika pun suatu saat DBD 2 dibuat, gamenya akan terasa sangat berbeda. “Itu bukan sesuatu yang kami inginkan—pemain kehilangan rasa 'rumah'.”
Game Universe, Bukan Sekuel
Daripada memulai dari nol, Behaviour Interactive memilih strategi ekspansi vertikal. Direktur kreatif Dave Richard menegaskan timnya lebih tertarik menciptakan game lain di dalam semesta Dead by Daylight yang bukan sekuel langsung.
“Saya bayangkan sebuah game di universe Dead by Daylight yang bukan DBD 2, tapi sesuatu yang benar-benar berbeda dan bisa hidup di dalam semesta ini,” kata Richard. “Sementara di ekosistem inti yang sudah ada, game ini bisa diskalakan menjadi banyak skenario dan cara bermain lain tanpa harus meminta pemain membeli DBD lagi, memulai dari awal, atau menginvestasikan ulang waktu mereka.”
Pendekatan ini menunjukkan kesadaran Behaviour terhadap nilai investasi pemain—koleksi karakter, prestasi, dan pengalaman bertahun-tahun yang tidak bisa begitu saja dipindahkan ke sekuel.
Sepuluh Tahun Museum Horor Digital
Sejak dirilis 2016, Dead by Daylight telah berevolusi dari sekadar homage film horor menjadi museum horor interaktif. Game 4v1 ini kini menampung puluhan kolaborasi berlisensi dengan waralaba ikonik seperti A Nightmare on Elm Street, Ringu, dan The Walking Dead, ditambah banyak karakter orisinal yang tak kalah menyeramkan.
Dalam acara perayaan ulang tahun ke-10, Behaviour mengumumkan sejumlah pembaruan besar: peta baru bertema liminal-space, overhaul gameplay dan visual, serta mode zombie. Semua ini adalah bukti bahwa game lawas masih bisa terasa segar tanpa perlu sekuel.
“Tentu ada tantangan membangun game yang sudah berusia satu dekade,” aku Richard. “Tapi kami bersyukur memilikinya. Ini sangat berharga—bukan menahan kami, justru membantu kami mencapai tempat-tempat baru.”