JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura menilai peringatan Tahun Baru Islam bukan sekadar refleksi spiritual, melainkan juga ajang mempererat kebersamaan antarwarga di tengah keberagaman. Wali Kota Abisai Rollo secara khusus menyoroti pentingnya menjaga nilai-nilai kerukunan yang sudah menjadi kekuatan sosial masyarakat setempat.
"Kami harap semua masyarakat Kota Jayapura terus menjaga nilai-nilai toleransi antar-umat beragama yang selama ini menjadi salah satu kekuatan dalam kehidupan sosial masyarakat di daerah ini," kata Abisai Rollo.
Jalan Santai untuk Silaturahim dan Hidup Sehat
Salah satu rangkaian kegiatan yang mendapatkan perhatian adalah jalan santai yang digagas jamaah Masjid Quba APO Kali. Menurut Wali Kota, kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahim sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di kalangan warga.
"Melalui kegiatan ini diharapkan semangat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dapat menjadi momentum untuk memperkuat persaudaraan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga kerukunan dan persatuan masyarakat Kota Jayapura di tengah keberagaman," ujarnya.
Warga Diminta Jaga Ketertiban dan Kebersihan
Dalam kesempatan yang sama, Abisai Rollo juga mengingatkan seluruh masyarakat untuk turut serta menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman. Ia menekankan bahwa kerukunan harus dibarengi dengan tanggung jawab menjaga ketertiban dan kebersihan kota.
"Kami semua harus mempunyai tanggung jawab dalam menciptakan kota yang aman, nyaman, dan harmonis," katanya.
Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah di Kota Jayapura diharapkan menjadi pengingat akan pentingnya solidaritas sosial. Wali kota mengajak seluruh warga, tanpa memandang latar belakang, untuk terus merawat semangat gotong royong dan persaudaraan di ibu kota Provinsi Papua itu.