Pencarian

DKP Papua Dorong Pembangunan Cold Storage dan Pabrik Es Antisipasi Fluktuasi Produksi Ikan Akibat Cuaca

Kamis, 25 Juni 2026 • 22:31:31 WIB
DKP Papua Dorong Pembangunan Cold Storage dan Pabrik Es Antisipasi Fluktuasi Produksi Ikan Akibat Cuaca
DKP Papua mendorong pembangunan cold storage untuk menjaga kualitas ikan di tengah fluktuasi produksi.

JAYAPURA — Pemerintah Provinsi Papua melalui Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat menilai pembangunan fasilitas cold storage dan pabrik es menjadi kunci utama untuk menjaga stabilitas pasokan ikan di tengah ketidakpastian cuaca. Kepala DKP Papua Imam Djuniawal di Jayapura, Kamis, menjelaskan bahwa produksi perikanan, baik dari sektor tangkap maupun budidaya, sangat rentan terhadap perubahan iklim. Kondisi ini membuat hasil tangkapan nelayan kerap tidak menentu, kadang melimpah ruah namun di waktu lain menurun signifikan.

“Produksi perikanan tidak selalu stabil. Ada masa tertentu hasil tangkapan melimpah, tetapi di waktu lain mengalami penurunan akibat faktor alam,” kata Imam.

Mengapa Infrastruktur Rantai Dingin Menjadi Prioritas?

Menurut Imam, tanpa infrastruktur penyimpanan yang memadai, ikan hasil tangkapan nelayan berisiko rusak sebelum sampai ke pasar, terutama saat produksi sedang melimpah. Oleh karena itu, DKP Papua mendorong pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai pusat aktivitas perikanan terpadu. Fasilitas ini akan menjadi simpul utama mulai dari pendaratan ikan, penyimpanan dalam cold storage, pengolahan, hingga pemasaran.

“Karena itu, dibutuhkan dukungan sarana seperti pabrik es dan cold storage agar kualitas ikan tetap terjaga hingga ke pasar,” ujarnya menambahkan.

Peran Koperasi untuk Kepastian Harga dan Pasar

Selain infrastruktur fisik, DKP Papua juga menyoroti pentingnya penguatan kelembagaan nelayan. Imam menuturkan, kehadiran koperasi nelayan di setiap kampung diharapkan mampu menjadi penghubung antara nelayan dan pasar. Dengan adanya koperasi, nelayan tidak perlu khawatir hasil tangkapannya tidak laku atau dijual dengan harga murah di tengah cuaca buruk.

“Dengan hadirnya koperasi nelayan yang ada nantinya diharapkan berperan sebagai penghubung antara nelayan dan pasar sehingga terdapat kepastian pembelian hasil tangkapan masyarakat pesisir,” katanya.

Pembangunan Hulu ke Hilir untuk Ekonomi Masyarakat

Imam menegaskan bahwa pembangunan sektor perikanan di Papua tidak boleh hanya berfokus pada peningkatan jumlah tangkapan. Pemerintah harus membangun mata rantai usaha secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Langkah ini dinilai penting agar potensi perikanan Papua yang sangat besar dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat pesisir.

“Dibutuhkan dukungan sarana seperti pabrik es dan cold storage agar kualitas ikan tetap terjaga hingga ke pasar,” pungkas Imam.

Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks