Pencarian

Pertamina Pasok BBM ke Papua dari Tiga Terminal di Serui, Biak, dan Jayapura, Stok Aman 10-12 Hari

Jumat, 26 Juni 2026 • 21:14:01 WIB
Pertamina Pasok BBM ke Papua dari Tiga Terminal di Serui, Biak, dan Jayapura, Stok Aman 10-12 Hari
Pertamina memastikan pasokan BBM di Papua melalui tiga terminal utama di Serui, Biak, dan Jayapura.

JAYAPURA — Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku memastikan ketersediaan BBM di Papua tetap terjaga melalui tiga terminal utama. Ketiga terminal itu berada di Serui, Biak, dan Jayapura. Pasokan dari terminal-terminal ini disuplai secara bergilir oleh kapal-kapal pengangkut yang beroperasi setiap empat hari sekali.

Ketahanan Stok BBM Capai 10-12 Hari

Pjs Area Manager Communication Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua dan Maluku Bramantyo Rahmadi mengatakan, ketahanan stok BBM di Papua saat ini mencapai 10 hingga 12 hari. Angka itu terus dijaga agar tidak turun drastis.

"Kapal suplai BBM setiap empat hari sekali melakukan pengisian ke terminal-terminal milik Pertamina," kata Bramantyo di Jayapura, Jumat.

Ia menambahkan, Pertamina terus melakukan perencanaan agar proses distribusi dari terminal ke SPBU berjalan lancar dan tepat waktu. Hal ini penting mengingat kondisi geografis Papua yang menantang.

Penyaluran Solar Bersubsidi: 3.060 KL Hingga Mei 2026

Untuk BBM jenis solar bersubsidi, Pertamina mencatat telah menyalurkan sebanyak 3.060 kiloliter (kl) selama periode Januari hingga Mei 2026. Angka tersebut masih berada di bawah kuota jenis BBM tertentu (JBT) solar yang ditetapkan pemerintah sebesar 38.205 kl untuk tahun 2026.

Bramantyo mengungkapkan, terjadi peningkatan konsumsi solar bersubsidi di Provinsi Papua pada Mei 2026. Kenaikannya mencapai 8 persen dibandingkan rata-rata penyaluran bulanan sejak Januari hingga April tahun yang sama.

Mengapa Pasokan BBM di Papua Perlu Dijaga Ketat?

Papua memiliki tantangan distribusi yang unik karena kondisi geografis berupa kepulauan dan medan berat. Ketergantungan pada transportasi laut membuat jadwal pengisian terminal harus tepat. Jika satu kapal terlambat, dampaknya bisa langsung terasa di SPBU hingga ke konsumen akhir.

Dengan pola suplai empat hari sekali, Pertamina memastikan tidak ada jeda panjang yang bisa mengganggu aktivitas masyarakat dan sektor ekonomi di Papua. Stok 10-12 hari menjadi bantalan jika terjadi gangguan cuaca atau teknis pada kapal pengangkut.

Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks