Pencarian

Lomba Pidato HUT ke-81 RI di Deiyai, Pelajar SMAK Aweidabi Borong Juara Pertama Bahasa Indonesia dan Inggris

Minggu, 09 Agustus 2026 • 22:55:01 WIB
Lomba Pidato HUT ke-81 RI di Deiyai, Pelajar SMAK Aweidabi Borong Juara Pertama Bahasa Indonesia dan Inggris
Pelajar SMAK Aweidabi Deiyai, Monika Bunai dan Fabianus Tatago, meraih juara pertama dalam lomba pidato HUT ke-81 RI di Aula BKPSDM Kabupaten Deiyai.

DEIYAI — Dua pelajar asal SMAK Aweidabi Deiyai berhasil membawa pulang gelar juara pertama sekaligus dalam lomba pidato memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Monika Bunai unggul di kategori Bahasa Indonesia, sedangkan Fabianus Tatago menjadi yang terbaik di kategori Bahasa Inggris.

Perlombaan yang berlangsung di Aula BKPSDM Kabupaten Deiyai ini menjadi salah satu rangkaian Semarak HUT ke-81 Kemerdekaan RI Tahun 2026. Ajang ini diikuti pelajar dari sejumlah sekolah menengah atas di wilayah tersebut.

Monika Bunai Kunci Kemenangan dengan Nilai 284

Pada kategori Pidato Bahasa Indonesia, Monika Bunai tampil meyakinkan di hadapan juri dan mengumpulkan nilai akhir 284. Ia mengungguli Desi Maria Tebai dari SMA Plus KPG yang harus puas di posisi kedua dengan nilai 253.

Jufinda Pakage dari SMA YPPGI Wagete melengkapi podium tiga besar kategori ini setelah meraih nilai 236. Ketiganya dinilai mampu menyampaikan gagasan secara runtut dan percaya diri di depan umum.

Fabianus Tatago Jawara Pidato Bahasa Inggris

Persaingan ketat juga terjadi pada kategori Pidato Bahasa Inggris. Fabianus Tatago dari SMAK Aweidabi Deiyai keluar sebagai juara pertama setelah mengumpulkan nilai 248, mengungguli Marsela Pakage dari SMA Negeri 1 Tigi yang berada di posisi kedua dengan nilai 235.

Kategori ini menghadirkan kejutan dengan adanya dua juara ketiga. Nikson Pakage dari SMA YPPGI Wagete dan Otolince Mote dari SMK Negeri 1 Deiyai sama-sama mengantongi nilai 275, sehingga juri memutuskan keduanya berbagi posisi ketiga.

"Jangan Berhenti Setelah Lomba Selesai"

Marselus Bobii, S.Pd., M.Pd., Gr., dalam sambutan penutupnya mengingatkan para peserta agar menjadikan kompetisi ini sebagai batu loncatan, bukan garis akhir.

"Jangan berhenti hanya karena sudah mengikuti lomba. Terus belajar, kembangkan kemampuan, dan berani tampil, karena prestasi hari ini menjadi langkah untuk meraih prestasi yang lebih besar di masa depan," ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi perayaan seremonial, tetapi juga ruang positif bagi generasi muda Deiyai untuk mengasah keterampilan akademik dan nonakademik. Kemampuan berbicara di depan publik, menyusun gagasan secara terstruktur, serta keberanian berkompetisi menjadi bekal yang terus relevan di masa mendatang.

Lomba pidato ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Deiyai. Melalui ajang serupa, pelajar diharapkan semakin termotivasi untuk berkompetisi dan mengharumkan nama sekolah maupun daerah. [Nabire.Net]

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nabire.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks