Pencarian

TMMD Ke-130 di Manokwari Selatan Bangun Jalan hingga MCK di Kampung Yamboi, Dandim Sebut TNI Bagian dari Keluarga Warga

Sabtu, 24 Oktober 2026 • 06:16:31 WIB
TMMD Ke-130 di Manokwari Selatan Bangun Jalan hingga MCK di Kampung Yamboi, Dandim Sebut TNI Bagian dari Keluarga Warga
Personel Satgas TMMD ke-130 dan warga Kampung Yamboi bergotong royong mengerjakan sasaran fisik di Distrik Ransiki, Manokwari Selatan.

MANOKWARI SELATAN — Sasaran fisik TMMD ke-130 Kodim 1808/Manokwari Selatan dikerjakan bersama warga Kampung Yamboi, Distrik Ransiki. Pekerjaan itu mencakup pembangunan jalan, jembatan, rumah tidak layak huni, MCK, dan sarana air bersih.

Setelah seharian bergotong royong, personel Satgas dan warga kembali bertemu pada malam hari dalam suasana lebih santai. Anak-anak ikut duduk bersama di sekitar api unggun saat udara malam dingin menyelimuti kampung.

Dandim: TNI Hadir sebagai Bagian dari Keluarga Warga

Letkol Czi Sunandar Parius, yang juga menjabat Dansatgas TMMD ke-130, menyebut kebersamaan itu sengaja ditumbuhkan selama program berlangsung. Menurutnya, kehadiran TNI tidak berhenti pada pekerjaan fisik.

"Melalui kebersamaan seperti ini, kita ingin menunjukkan bahwa TNI hadir bukan hanya untuk membangun infrastruktur, tetapi juga menjadi bagian dari keluarga besar masyarakat. Kedekatan dan rasa saling percaya inilah yang menjadi kekuatan utama kemanunggalan TNI dengan rakyat," ujar Sunandar saat berkumpul bersama warga di Kampung Yamboi, Jumat (23/10/2026).

Ia menyoroti tidak ada sekat antara prajurit dan masyarakat selama program berjalan. Interaksi sehari-hari membuat hubungan keduanya semakin akrab.

"Tidak terlihat sekat antara prajurit TNI dan masyarakat. Semuanya larut dalam suasana kekeluargaan, seolah telah menjadi bagian dari satu keluarga besar Kampung Yamboi," katanya.

Siang Bergotong Royong, Malam Bercengkerama di Api Unggun

Warga yang pagi hingga siang bekerja bersama prajurit kembali berkumpul pada malam hari. Keramahan warga membuat personel Satgas perlahan merasa menjadi bagian dari kehidupan Kampung Yamboi.

Sunandar menilai suasana kekeluargaan itu turut menyemangati personel menyelesaikan seluruh sasaran TMMD. Pekerjaan terasa lebih ringan ketika prajurit dan masyarakat mengerjakannya bersama-sama.

"Siang hari mereka bergotong royong membangun kampung. Malam harinya mereka duduk bersama, bercengkerama dan menikmati hangatnya api unggun," tuturnya.

Harapan agar Hubungan Tetap Terjaga Usai Program Berakhir

Kedekatan di Kampung Yamboi tumbuh bukan hanya lewat pekerjaan fisik. Percakapan, canda, dan waktu yang dihabiskan bersama ikut merawat hubungan antara prajurit dan warga.

Sunandar berharap kebersamaan selama pelaksanaan TMMD memperkuat hubungan persaudaraan antara Satgas dan masyarakat setempat. Ia ingin hubungan itu tetap terjaga meski seluruh rangkaian program telah usai.

"Melalui kebersamaan tersebut, diharapkan hubungan persaudaraan antara Satgas TMMD dan masyarakat Kampung Yamboi tetap terjaga, bahkan setelah seluruh rangkaian program TMMD ke-130 Kodim 1808/Mansel berakhir," ucapnya.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: linkpapua.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks