Tiga Kartu Merah Warnai Laga Pembuka Piala Dunia 2026 Meksiko vs Afrika Selatan

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 12 Juni 2026 | 06:43:31 WIB
Wasit Michael Oliver mengeluarkan tiga kartu merah dalam laga pembuka Piala Dunia 2026 antara Meksiko dan Afrika Selatan.

PAPUA — Pertandingan yang seharusnya menjadi pesta sepak bola dunia justru berubah menjadi ajang adu fisik. Meksiko dan Afrika Selatan sama-sama bermain dengan tempo tinggi dan tekel keras sejak menit awal. Wasit asal Inggris, Michael Oliver, kewalahan mengendalikan emosi para pemain di lapangan.

Kartu Merah Pertama di Menit 28

Kekacauan dimulai saat gelandang Meksiko, Edson Álvarez, mendapat kartu merah langsung setelah tekel dua kaki ke pergelangan kaki pemain Afrika Selatan. Keputusan itu memicu protes panjang dari kapten Meksiko, Guillermo Ochoa.

Afrika Selatan justru memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Mereka mencetak gol pertama melalui tendangan bebas Teboho Mokoena pada menit 41. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum.

Dua Kartu Merah Lagi di Babak Kedua

Babak kedua berjalan lebih brutal. Bek Afrika Selatan, Mothobi Mvala, mendapat kartu kuning kedua pada menit 55 setelah melanggar keras di tengah lapangan. Skor menjadi 10 lawan 10.

Meksiko menyamakan kedudukan melalui sundulan Raúl Jiménez pada menit 67. Namun euforia itu tak bertahan lama. Gelandang Meksiko, Luis Chávez, diusir keluar lapangan pada menit 78 karena sikutannya ke wajah pemain lawan.

Afrika Selatan kembali unggul jumlah pemain. Mereka mencetak gol kedua melalui Percy Tau pada menit 83. Meksiko harus bermain dengan sembilan orang setelah bek César Montes menerima kartu merah langsung akibat pelanggaran keras dari belakang pada menit 89.

Total 6 Kartu dalam Satu Laga

Wasit Michael Oliver mencatatkan rekor jumlah kartu tertinggi di laga pembuka Piala Dunia. Tiga kartu merah dan tiga kartu kuning dikeluarkan dalam 90 menit pertandingan. Afrika Selatan menang 2-1 dan memuncaki Grup A.

Pelatih Meksiko, Diego Cocca, menyesalkan keputusan wasit. "Kami kehilangan kendali. Tapi tiga kartu merah terlalu berlebihan untuk laga pertama turnamen," ujarnya dalam konferensi pers usai pertandingan.

PSSI dan federasi sepak bola dunia, FIFA, belum memberikan pernyataan resmi terkait kontroversi kepemimpinan wasit di laga ini. Meksiko akan menghadapi Jepang di laga kedua, sementara Afrika Selatan berhadapan dengan Portugal.

Reporter: Sutomo
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top