Pencarian

12 Titik Dapur MBG Dibangun di Supiori, Pemprov Papua Dorong Ekonomi Kampung Lewat Pangan Lokal

Selasa, 26 Mei 2026 • 19:39:01 WIB
12 Titik Dapur MBG Dibangun di Supiori, Pemprov Papua Dorong Ekonomi Kampung Lewat Pangan Lokal
titik dapur MBG dibangun di Supiori untuk mendukung pemenuhan gizi masyarakat dan pemberdayaan ekonomi lokal.

SUPIORI — Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua mulai menunjukkan dampak ganda: memperbaiki gizi masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi berbasis kampung. Pemerintah Provinsi Papua membangun 12 titik dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Supiori, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Gubernur Papua, Matius D Fakhiri, menegaskan bahwa pembangunan manusia menjadi prioritas utama di tengah gencarnya proyek infrastruktur di Bumi Cenderawasih.

“Pembangunan Papua tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun kualitas manusianya. Anak-anak Papua harus tumbuh sehat agar siap menjadi generasi penerus yang kuat,” ujar Matius saat meninjau pembangunan SPPG di Supiori.

Dapur MBG Jadi Pasar Baru Petani dan Nelayan Lokal

Pemprov Papua mendorong pemanfaatan hasil kebun dan tangkapan ikan masyarakat lokal untuk memenuhi kebutuhan dapur MBG. Kebijakan ini membuka akses pasar baru bagi petani ubi, nelayan, dan pelaku usaha kecil yang selama ini terhambat distribusi hasil produksi.

Pelaksana Tugas Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama Badan Gizi Nasional, Gunalan, menilai Papua memiliki potensi besar dalam pengembangan menu berbasis pangan lokal seperti ikan, ubi, sagu, dan hasil kebun masyarakat.

Ekosistem Ekonomi: Dari Kebun ke Meja Makan Anak Sekolah

Ketua Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua, Velix V Wanggai, mengatakan MBG harus dipandang sebagai bagian dari pembangunan ekosistem ekonomi masyarakat.

“Program MBG menghubungkan sektor pertanian, perikanan, perdagangan lokal, pendidikan, hingga tenaga kerja dalam satu rantai pembangunan yang saling mendukung,” kata Velix.

Setiap dapur MBG membutuhkan tenaga pengelola, distribusi, hingga pemasok bahan pangan lokal. Kondisi tersebut membuka ruang ekonomi baru bagi anak-anak muda Papua dan mama-mama Papua yang selama ini aktif berkebun maupun berdagang hasil bumi.

Fakta Singkat Program MBG di Papua:

  • 12 titik SPPG dibangun di Kabupaten Supiori, termasuk wilayah 3T
  • Sasaran: anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita
  • Menu berbasis pangan lokal: ikan, ubi, sagu, dan hasil kebun
  • Tenaga kerja lokal dibutuhkan di setiap dapur MBG

Kabupaten Supiori dipersiapkan menjadi daerah percontohan pengembangan dapur MBG di Papua. Kehadiran dapur permanen ini dinilai menjadi simbol keseriusan pemerintah dalam membangun pelayanan gizi jangka panjang, bukan sekadar program bantuan musiman.

Bagikan
Sumber: minews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks