Pencarian

Manajemen Persipura Jayapura Evaluasi Tim dan Cari Pelatih Baru, Target Lolos Liga 1 Musim 2026/2027

Minggu, 14 Juni 2026 • 17:04:31 WIB
Manajemen Persipura Jayapura Evaluasi Tim dan Cari Pelatih Baru, Target Lolos Liga 1 Musim 2026/2027
Manajemen Persipura Jayapura tengah evaluasi tim dan mencari pelatih baru untuk persiapan Liga 1 musim 2026/2027.

SENTANI — Benhur Tommy Mano, yang akrab disapa BTM, menyampaikan hal itu di sela-sela kegiatan penanaman ratusan pohon sagu di Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Sabtu (13/6/2026). Menurutnya, evaluasi menjadi langkah pertama yang krusial sebelum menentukan sosok pelatih anyar.

“Evaluasi tim mesti dilakukan, sehingga harapan masyarakat Papua agar tim kebanggaannya pada musim yang akan [datang] bisa lolos ke Liga 1,” ujar BTM.

Dua Nama Kandidar Pelatih dari Luar Papua

BTM mengungkapkan, manajemen saat ini telah mengantongi dua nama kandidat pelatih. Keduanya berasal dari luar Papua, dan salah satunya merupakan mantan warga negara asing yang kini telah resmi menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

“Manajemen masih menjajaki dan mempelajari rekam jejak kedua pelatih itu,” kata BTM. Ia menambahkan, penentuan pelatih baru akan sangat bergantung pada rekam jejak kandidat di kancah sepak bola nasional.

Buru Pelatih di Tengah Perburuan Pemain

BTM menekankan pentingnya kecepatan dalam proses rekrutmen. Menurutnya, semua tim yang berkompetisi di Liga 1 dan Liga 2 saat ini sedang berburu pelatih dan pemain. Kondisi ini membuat pasar pemain bergerak cepat.

“Dalam kondisi seperti ini, [ketika pemain] tanpa terikat kontrak, para pemain akan bebas menentukan pilihan mereka. Sangat disayangkan bila para pemain itu dikontrak tim lain,” ujarnya. Setelah pelatih baru ditunjuk, ia akan langsung menentukan pemain-pemain yang akan direkrut.

Hasil Banding ke Komdis PSSI Jadi Penentu Anggaran

Manajer Persipura Jayapura, Owen Rahadiyan, merespons pernyataan BTM. Owen mengungkapkan, evaluasi tim secara menyeluruh telah dilakukan, melibatkan manajemen, ofisial, dan panitia pelaksana. Pihaknya juga telah berkomunikasi dengan kandidat pelatih.

Namun, ada satu faktor krusial yang masih mengganjal: hasil banding atas sanksi Komite Disiplin (Komdis) PSSI. Owen menjelaskan, hasil banding itu akan menentukan kekuatan keuangan Persipura, sehingga mempengaruhi keleluasaan manajemen dalam membentuk tim.

“Sangat disayangkan juga apabila seluruh pertandingan dilakukan tanpa penonton,” ujar Owen.

Perbandingan Sanksi dengan PS Lamongan

Owen membandingkan sanksi yang diterima Persipura dengan kasus serupa yang pernah menimpa PS Lamongan. Menurutnya, kericuhan penonton yang memicu sanksi bagi PS Lamongan terjadi saat pertandingan berjalan. Sementara, kericuhan penonton yang berujung sanksi bagi Persipura terjadi setelah pertandingan kandang berakhir.

“Hal itu sudah saya sampaikan juga [dalam] surat banding kami kepada Komdis PSSI. Semoga bisa dipertimbangkan,” pungkas Owen. (*)

Bagikan
Sumber: jubi.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks