Pencarian

Protes ke Sponsor Piala Dunia Hyundai di Meksiko, Isu Aktivis Hilang dan Rantai Pasok Kotor

Rabu, 17 Juni 2026 • 00:56:01 WIB
Protes ke Sponsor Piala Dunia Hyundai di Meksiko, Isu Aktivis Hilang dan Rantai Pasok Kotor
Pengunjuk rasa di Meksiko menuntut Hyundai memutus hubungan dengan Ternium terkait isu rantai pasok baja kotor.

PAPUA — Aksi unjuk rasa di Plaza de La Liberación itu akan bertepatan dengan laga Grup A antara Meksiko dan Korea Selatan. Para demonstran menuduh Hyundai melakukan sportswashing—mencuci citra lewat olahraga—dengan menjadi mitra resmi FIFA, sementara perusahaan mobil asal Korea Selatan itu disebut sebagai pembeli utama bijih besi dari Ternium untuk produksi baja.

Rantai Pasok Kotor dan Dua Aktivis yang Raib

Laporan organisasi lingkungan Mighty Earth pada 2025 mengkritik keras keterlibatan Hyundai dalam apa yang mereka sebut sebagai “rantai pasok baja kotor”. Ternium, perusahaan baja Amerika Latin, telah berulang kali mendapat sorotan karena dampak destruktifnya terhadap lingkungan dan tata kelola perusahaan.

Yang paling memicu kemarahan publik adalah dugaan keterkaitan Ternium dengan hilangnya dua aktivis pada Januari 2023. Ricardo Arturo Lagunes Gasca, pengacara HAM ternama, dan Antonio Díaz Valencia, pemimpin komunitas adat Aquila di negara bagian Michoacán, raib setelah menghadiri pertemuan komunitas anti-tambang. The Guardian melaporkan saat itu bahwa kedua saksi mata melihat kedua aktivis diancam dan diikuti beberapa pria bersepeda motor dan mobil setelah meninggalkan pertemuan. Mobil pikap Honda putih mereka kemudian ditemukan terabaikan di pinggir jalan raya dengan lubang peluru, tanpa jejak darah.

Red Card untuk Ternium, Tuntutan untuk Hyundai

Para pengunjuk rasa berencana membawa spanduk bertuliskan “Tunjukkan Kartu Merah untuk Ternium” kepada Hyundai. Mereka menuntut Hyundai memutus hubungan bisnis dengan perusahaan tambang tersebut. Hyundai dan Kia merupakan mitra mobilitas resmi FIFA untuk Piala Dunia ini. Hyundai telah menyediakan 994 mobil dan 506 bus di AS, Kanada, dan Meksiko, sementara Kia mengerahkan 660 kendaraan di seluruh Amerika Utara.

Aksi protes ini bukan yang pertama di Meksiko selama Piala Dunia. Pekan lalu, guru yang mogok kerja berhasil memblokir jalan di sekitar Stadion Azteca sebelum laga pembuka Meksiko kontra Afrika Selatan. Sekitar 200 pengunjuk rasa bentrok dengan polisi setelah mencoba memaksa masuk ke stadion.

Bantahan Ternium dan Sikap Hyundai

Ternium Meksiko membantah keras tuduhan keterlibatan dalam kasus hilangnya dua aktivis tersebut. “Ternium menyatakan solidaritasnya dengan keluarga kedua pria yang hilang dan komunitas Aquila. Ternium menentang segala jenis kekerasan dan secara tegas menolak spekulasi atau fitnah yang mencoba mengaitkannya dengan aktivitas ilegal,” kata jubir Ternium dalam pernyataan resmi. Mereka mengklaim selalu beroperasi sesuai hukum dan dengan tanggung jawab sosial yang luas.

Sementara itu, Hyundai memilih bungkam dan menolak berkomentar soal rencana aksi protes ini. Isu hilangnya 130.000 orang di Meksiko, yang sebagian di antaranya bekerja di industri pertambangan, menjadi latar kelam aksi ini.

Bagikan
Sumber: theguardian.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks