Pencarian

DPRK Keerom Pelajari Model Pansus Otsus DPR Kota Jayapura, Fokus Awasi Anggaran untuk Orang Asli Papua

Rabu, 05 Agustus 2026 • 12:39:31 WIB
DPRK Keerom Pelajari Model Pansus Otsus DPR Kota Jayapura, Fokus Awasi Anggaran untuk Orang Asli Papua
Rombongan DPRK Keerom berfoto bersama jajaran pimpinan DPR Kota Jayapura usai mengikuti diskusi teknis terkait model pengawasan dana otsus.

JAYAPURA — Rombongan DPRK Keerom diterima langsung oleh Ketua DPR Kota Jayapura, Theos Revelino B. Ajomi, di ruang rapat lantai III kantor DPR setempat. Pertemuan itu turut dihadiri Wakil Ketua III Ferdinand Hanuebi dan Ketua Pansus Otsus Christa Vanessa Urbinas beserta sejumlah anggota pansus lainnya.

Pansus Otsus Jadi Rujukan Pengawasan Dana Kampung

Ajomi menjelaskan bahwa kunjungan kerja tersebut difokuskan pada diskusi teknis mengenai mekanisme pengawasan dana otsus. Pihaknya memaparkan bagaimana pansus secara berkala mengundang setiap OPD untuk mempertanggungjawabkan progres penggunaan anggaran.

“Setiap OPD kami undang untuk menjelaskan penggunaan dana otsus. Kami cek apakah pelaksanaannya sesuai atau tidak, karena dana ini memang diperuntukkan bagi Orang Asli Papua, khususnya masyarakat Port Numbay,” ujar Ajomi kepada Teraspapua.com, Rabu (5/8/2026).

Alasan Keerom Tertarik: Transparansi dan Dampak Langsung

Ketertarikan DPRK Keerom terhadap pansus ini bukan tanpa alasan. Mereka menilai model pengawasan yang berjalan di Kota Jayapura mampu menekan potensi penyimpangan dan memastikan anggaran berdampak langsung pada sektor prioritas.

“Ketertarikan itu cukup besar, dan kemungkinan akan menjadi pertimbangan bagi mereka untuk membentuk pansus serupa di DPRK Keerom,” kata Ajomi.

Menurutnya, pengawasan dana otsus tidak bisa dilakukan setengah hati. Anggaran ini memiliki tujuan mulia untuk meningkatkan kesejahteraan Orang Asli Papua di bidang pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan ekonomi.

Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas Pemeriksaan

Dalam praktiknya, pansus Otsus DPR Kota Jayapura tidak hanya memeriksa laporan administrasi. Mereka menelusuri hingga ke lapangan untuk memastikan realisasi program benar-benar dirasakan masyarakat.

“Semua dinas terkait, mulai dari pendidikan hingga kesehatan, harus berada dalam pengawasan yang ketat. Itu yang kami lakukan melalui pansus,” tegas Ajomi.

Pertemuan ini diharapkan memperkuat sinergi antar lembaga legislatif di Papua dalam mengawal pemanfaatan dana otsus. DPRK Keerom membawa pulang sejumlah catatan teknis untuk menjadi bahan kajian pembentukan pansus serupa di daerahnya.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: teraspapua.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks