Pencarian

Wakil Wali Kota Jayapura Minta Program KKN UGM di Skouw Mabo dan Skouw Yambe Dilanjutkan, Ini yang Telah Dirintis

Minggu, 16 Agustus 2026 • 09:47:01 WIB
Wakil Wali Kota Jayapura Minta Program KKN UGM di Skouw Mabo dan Skouw Yambe Dilanjutkan, Ini yang Telah Dirintis
Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru menghadiri penarikan 24 mahasiswa KKN UGM di Kampung Skouw Mabo dan Skouw Yambe, Jumat di Kota Jayapura, Papua.

JAYAPURA — Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengapresiasi kontribusi 24 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah menyelesaikan KKN di Kampung Skouw Mabo dan Skouw Yambe, Distrik Muara Tami. Ia menilai kehadiran mahasiswa tidak hanya bermanfaat selama masa pengabdian, tetapi juga memotivasi warga untuk mengembangkan potensi kampung secara mandiri.

Penarikan mahasiswa dilakukan Jumat di Kota Jayapura, Papua. Rustan meminta agar program yang sudah berjalan tidak berhenti setelah mahasiswa kembali ke Yogyakarta.

Program yang Dirintis Mahasiswa UGM

Selama berada di lokasi, mahasiswa yang tersebar masing-masing 12 orang di tiap kampung itu fokus pada pemberdayaan ekonomi dan lingkungan. Beberapa program yang dilaksanakan antara lain pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembuatan alat insinerator untuk pengelolaan sampah, serta pengembangan hidroponik.

"Kami meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kota Jayapura dan OPD terkait serta para kepala kampung untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis mahasiswa KKN," kata Rustan dalam kegiatan penarikan mahasiswa.

Lebih dari 120 Program Kerja dalam 50 Hari

Dosen Pendamping KKN UGM Sismanto mengatakan para mahasiswa telah menjalankan lebih dari 120 program kerja yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing kampung. Program tersebut mencakup penyuluhan, sosialisasi, pengelolaan lingkungan, pembuatan insinerator, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.

Sismanto yang juga Dosen Geofisika Fakultas MIPA UGM itu berharap program yang telah dilaksanakan dapat diteruskan oleh masyarakat dan pemerintah kampung setelah mahasiswa kembali ke Yogyakarta.

Harapan Keberlanjutan untuk Kampung

Rustan menekankan bahwa inovasi yang diperkenalkan mahasiswa harus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ia berharap berbagai program yang telah berjalan dapat dikembangkan lebih jauh oleh warga setempat.

Keberadaan mahasiswa KKN di wilayah perbatasan ini dinilai menjadi jembatan bagi transfer pengetahuan dan teknologi tepat guna bagi masyarakat Kampung Skouw Mabo dan Skouw Yambe.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: papua.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks