JAYAPURA — Wakil Wali Kota Jayapura Rustan Saru mengapresiasi kontribusi 24 mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) yang telah menyelesaikan KKN di Kampung Skouw Mabo dan Skouw Yambe, Distrik Muara Tami. Ia menilai kehadiran mahasiswa tidak hanya bermanfaat selama masa pengabdian, tetapi juga memotivasi warga untuk mengembangkan potensi kampung secara mandiri.
Penarikan mahasiswa dilakukan Jumat di Kota Jayapura, Papua. Rustan meminta agar program yang sudah berjalan tidak berhenti setelah mahasiswa kembali ke Yogyakarta.
Program yang Dirintis Mahasiswa UGM
Selama berada di lokasi, mahasiswa yang tersebar masing-masing 12 orang di tiap kampung itu fokus pada pemberdayaan ekonomi dan lingkungan. Beberapa program yang dilaksanakan antara lain pembinaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pembuatan alat insinerator untuk pengelolaan sampah, serta pengembangan hidroponik.
"Kami meminta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kota Jayapura dan OPD terkait serta para kepala kampung untuk melanjutkan program-program yang telah dirintis mahasiswa KKN," kata Rustan dalam kegiatan penarikan mahasiswa.
Lebih dari 120 Program Kerja dalam 50 Hari
Dosen Pendamping KKN UGM Sismanto mengatakan para mahasiswa telah menjalankan lebih dari 120 program kerja yang dirancang sesuai kebutuhan masyarakat di masing-masing kampung. Program tersebut mencakup penyuluhan, sosialisasi, pengelolaan lingkungan, pembuatan insinerator, hingga kegiatan pemberdayaan masyarakat lainnya.
Sismanto yang juga Dosen Geofisika Fakultas MIPA UGM itu berharap program yang telah dilaksanakan dapat diteruskan oleh masyarakat dan pemerintah kampung setelah mahasiswa kembali ke Yogyakarta.
Harapan Keberlanjutan untuk Kampung
Rustan menekankan bahwa inovasi yang diperkenalkan mahasiswa harus memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. Ia berharap berbagai program yang telah berjalan dapat dikembangkan lebih jauh oleh warga setempat.
Keberadaan mahasiswa KKN di wilayah perbatasan ini dinilai menjadi jembatan bagi transfer pengetahuan dan teknologi tepat guna bagi masyarakat Kampung Skouw Mabo dan Skouw Yambe.