MANOKWARI — Universitas Caritas Indonesia (UNCRI) resmi melepas 132 sarjana baru dalam Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana Angkatan II Tahun Akademik 2025/2026. Prosesi pengukuhan berlangsung di Aula Universitas Papua (Unipa), Kabupaten Manokwari, Sabtu (22/8/2026).
Ratusan lulusan ini kini memasuki fase baru: meninggalkan bangku kuliah dan terjun ke dunia profesional maupun pengabdian masyarakat.
Rincian Lulusan: Manajemen Mendominasi, Hukum Menyusul
Dari total 132 lulusan yang dikukuhkan, mayoritas berasal dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Program Studi Manajemen, yakni 86 orang. Fakultas Ilmu Hukum menyumbang 46 lulusan.
Pengukuhan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan oleh Wakil Rektor II UNCRI, Dr. Budiman, S.T., S.H., M.M.
Wagub Papua Barat dan Wakil Bupati Manokwari Hadir Langsung
Sidang Senat Terbuka ini turut dihadiri Wakil Gubernur Papua Barat Mohammad Lakotani dan Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono. Kehadiran pejabat daerah itu menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia di tanah Papua.
Jajaran pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, serta orang tua dan keluarga para wisudawan juga memadati aula.
Kelulusan Bukan Sekadar Ijazah, tapi Awal Pengabdian
Ketua Panitia Wisuda II UNCRI, Dr. Yusty F. Rahawarin, S.H., M.H., menegaskan bahwa wisuda merupakan momentum penting setelah para mahasiswa menyelesaikan seluruh proses akademik.
"Kelulusan bukan sekadar pencapaian akademik, tetapi menjadi awal bagi para lulusan untuk menerapkan ilmu dan kompetensi yang diperoleh selama menempuh pendidikan," ujarnya dalam laporan resmi.
Ia berharap 132 lulusan mampu membawa nama baik almamater sekaligus berkontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat dan daerah.
Tiga Bekal Wajib: Ilmu, Karakter, dan Daya Saing
Rektor UNCRI Prof. Dr. Roberth K.R. Hammar, S.H., M.Hum., M.M., mengingatkan para wisudawan tentang tiga fondasi utama yang harus mereka pegang: ilmu, karakter, dan daya saing.
Menurut Roberth, ketiga aspek tersebut menjadi bekal penting di tengah perkembangan teknologi, perubahan dunia kerja, dan kompetisi global yang semakin dinamis.
Ia meminta para alumni terus meningkatkan kemampuan, menguasai teknologi, serta mengembangkan kreativitas agar mampu menciptakan karya yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Komitmen UNCRI Melahirkan SDM Unggul untuk Tanah Papua
Wisuda Sarjana Angkatan II ini sekaligus mempertegas komitmen UNCRI melahirkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik. Lulusan diharapkan memiliki karakter kuat, adaptif, dan mampu mengambil peran dalam pembangunan Tanah Papua.
Dengan dikukuhkannya 132 lulusan tersebut, UNCRI berharap para alumni menjadi bagian dari generasi terdidik yang mampu bekerja, menciptakan lapangan kerja, serta berkontribusi bagi terwujudnya masyarakat Papua yang damai, maju, dan sejahtera.