PAPUA — Google menghadirkan pendekatan baru dalam konsumsi informasi lewat NotebookLM, aplikasi pencatatan berbasis AI yang dirilis pada 2023. Salah satu fitur yang mencuri perhatian adalah Audio Overviews, yang menyulap dokumen teks menjadi episode podcast dengan dua host virtual. Fitur ini tidak sekadar membacakan teks, melainkan menyajikannya dalam format dialog yang terstruktur.
Bagaimana Cara Kerja Audio Overviews?
Pengguna cukup mengunggah sumber materi ke NotebookLM — bisa berupa catatan, artikel, transkrip, atau PDF. Setelah itu, fitur Audio Overviews memproses konten tersebut dan menghasilkan rekaman suara dengan dua host AI yang saling berdialog.
Yang membedakan dengan text-to-speech biasa adalah pendekatan naratifnya. Host AI tidak hanya membacakan kalimat, tetapi saling menimpali, mengajukan pertanyaan, dan menyimpulkan poin-poin penting dari materi. Google tampaknya mempelajari pola percakapan podcast populer lalu menerapkannya ke dalam model AI.
Uji Coba: Mendengarkan Podcast AI untuk Belajar Budaya Korea
Seorang jurnalis teknologi yang tengah mempersiapkan perjalanan ke Korea Selatan mencoba fitur ini untuk memahami budaya setempat. Alih-alih mencari podcast buatan manusia, ia menemukan episode berjudul "Understanding Korea, One Story at a Time" yang dibuat oleh Jiwon Yoon, Ph.D., seorang penulis dan mantan profesor asal Korea.
Menariknya, Yoon tidak menjadi host di episode tersebut. Ia hanya menyediakan catatan risetnya — termasuk bahan yang tidak dimuat di Substack-nya — lalu membiarkan NotebookLM mengolahnya menjadi format podcast. Dua host AI yang muncul bukan orang Korea, bahkan bukan manusia sungguhan.
Meski awalnya ragu, pengguna tersebut mengaku langsung yakin setelah mendengarkan. "Host AI saling berinteraksi, mengagumi fakta budaya Korea, dan memberikan kredit pada Yoon untuk risetnya. Google jelas meneliti dinamika yang membuat podcast enak didengar," tulisnya.
Kelebihan dan Kekurangan yang Terlihat
Dari sisi positif, Audio Overviews mampu menghasilkan konten informatif tanpa risiko halusinasi (informasi palsu) karena sumbernya terbatas pada materi yang diunggah pengguna. Host AI juga tidak membuang waktu dengan obrolan di luar topik — sesuatu yang sering terjadi di podcast manusia.
Namun, ada beberapa catatan. Pola bicara host AI masih bisa dikenali sebagai buatan mesin, terutama dari struktur kalimat yang berulang. Kadang muncul komentar yang terasa janggal atau tidak sesuai konteks. Selain itu, pendengar kehilangan elemen personal yang hanya bisa diberikan host manusia, seperti humor spontan atau pengalaman pribadi.
Fakta Singkat: NotebookLM Audio Overviews
- Fitur tersedia di Google NotebookLM, aplikasi gratis berbasis cloud.
- Podcast dihasilkan dari materi teks yang diunggah pengguna — bukan dari database umum.
- Durasi episode bervariasi tergantung panjang materi sumber, rata-rata 10-15 menit.
- Host AI dirancang untuk berdialog, bukan sekadar membaca teks.
- Google belum mengonfirmasi ketersediaan bahasa Indonesia dalam fitur ini.
Untuk Siapa Fitur Ini Paling Cocok?
Audio Overviews paling berguna bagi mereka yang ingin menyerap informasi dari dokumen panjang tanpa harus membaca. Pelajar, peneliti, atau pekerja yang sering berurusan dengan laporan dan jurnal bisa memanfaatkannya sebagai alat bantu belajar sambil multitasking.
Namun, bagi pendengar yang mencari hiburan atau koneksi personal dengan host, podcast AI jelas belum bisa menggantikan podcast manusia. Setidaknya untuk saat ini.