SENTANI — Bupati Jayapura Yunus Wonda menyebut lembaga ini memiliki peran strategis yang melampaui sekadar wadah pengembangan seni suara, musik, dan tari gerejawi. Menurutnya, LPPD juga menjadi sarana memperdalam nilai-nilai keimanan dan mempererat persatuan di tengah keberagaman warga Bumi Fready Numberi.
"Selanjutnya memuliakan Tuhan dan juga mempererat kerukunan di tengah keberagaman masyarakat," kata Bupati Yunus Wonda di Sentani, Selasa.
Tiga Langkah Strategis untuk Pengurus Baru
Bupati mengingatkan tiga langkah strategis yang harus menjadi perhatian pengurus LPPD Kabupaten Jayapura yang baru dilantik. Pertama, konsolidasi internal dengan menyusun program kerja yang realistis, terukur, dan berkelanjutan.
Kedua, pembinaan secara berjenjang untuk menjaring dan mengembangkan talenta-talenta baru di bidang seni gerejawi. Ketiga, membangun kolaborasi yang harmonis dengan pemerintah daerah, gereja, lembaga keagamaan, dan seluruh elemen masyarakat.
Pemkab Jayapura berkomitmen mendukung setiap program yang dijalankan LPPD. Bupati mengajak semua pihak menjadikan lembaga ini sebagai rumah besar yang melahirkan talenta luar biasa, mampu mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Pesparawi Nasional 2026 Jadi Momentum Pembuktian
Dalam kesempatan yang sama, Pemkab Jayapura memberikan penghargaan kepada peserta yang akan mewakili daerah pada ajang Pesparawi tingkat nasional. Event bergengsi itu dijadwalkan berlangsung di Manokwari, Papua Barat, pada 18-28 Juni 2026.
"Kami menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus LPPD yang baru dilantik semoga amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab, dedikasi dan integritas demi kemajuan seni budaya gerejawi di Kabupaten Jayapura," ujar Bupati Yunus Wonda.
Pelantikan pengurus periode 2026-2031 ini diharapkan menjadi titik awal kebangkitan seni gerejawi di Kabupaten Jayapura. Dengan program pembinaan berjenjang, daerah ini optimistis mampu mencetak talenta-talenta baru yang siap bersaing di pentas nasional.