JAYAPURA — K92 Mining Limited, perusahaan tambang emas yang beroperasi di Papua Nugini, mengumumkan komitmen bantuan senilai tiga juta Kina (setara Rp 13,5 miliar) untuk meringankan beban warga yang terdampak fenomena El Nino. Bantuan berupa barang dan jasa ini akan didistribusikan ke Provinsi Eastern Highlands, Morobe, dan sebagian wilayah Madang, menyusul kekeringan berkepanjangan yang memicu krisis air bersih dan gagal panen.
Komitmen ini diumumkan perusahaan pada Minggu (16/8/2026) dan langsung diapresiasi para pemimpin daerah setempat. Langkah ini diambil di tengah kondisi kritis yang dihadapi masyarakat pedesaan yang menggantungkan hidup pada pertanian tadah hujan.
Rincian Alokasi Bantuan untuk Tiga Provinsi
Dana bantuan dialokasikan secara spesifik ke enam pemerintah daerah. Pemerintah Provinsi Eastern Highlands dan Morobe masing-masing menerima satu juta Kina. Sementara itu, empat distrik mendapatkan jatah 250.000 Kina per daerah.
- Pemerintah Provinsi Eastern Highlands: 1.000.000 Kina
- Pemerintah Provinsi Morobe: 1.000.000 Kina
- Distrik Kainantu: 250.000 Kina
- Distrik Markham: 250.000 Kina
- Distrik Obura-Wonenara: 250.000 Kina
- Distrik Usino-Bundi (Provinsi Madang): 250.000 Kina
Bukan Sumbangan Tunai, Melainkan Pengadaan Langsung
Manajemen K92 Mining menegaskan bantuan ini tidak akan disalurkan dalam bentuk uang tunai. Sebaliknya, perusahaan akan melakukan pengadaan dan pengiriman langsung barang serta jasa yang dibutuhkan untuk operasi tanggap darurat El Nino di masing-masing wilayah.
“K92 Mining berkomitmen untuk tidak hanya menjadi operator yang bertanggung jawab, tetapi juga mitra dan tetangga yang terpercaya bagi masyarakat tempat kami beroperasi,” ujar CEO K92 Mining, John Lewins, dalam pernyataan resminya.
Lewins menambahkan bahwa seluruh proses pengadaan akan tunduk pada standar tata kelola keuangan dan akuntabilitas perusahaan. Pihaknya juga akan berkoordinasi erat dengan pemerintah provinsi, administrasi distrik, dan lembaga nasional terkait untuk memastikan bantuan tepat sasaran.
Respons Cepat di Tengah Krisis Pangan dan Air
Fenomena El Nino yang sedang berlangsung telah memicu kekurangan air, kehilangan hasil panen, dan kerawanan pangan di banyak wilayah Papua Nugini. Tekanan terhadap layanan kesehatan juga meningkat seiring meluasnya dampak kekeringan.
Gubernur Eastern Highlands, Simon Sia, mengapresiasi inisiatif perusahaan yang bergerak cepat tanpa menunggu permintaan resmi pemerintah. Ia menilai dukungan ini sangat penting bagi provinsi dan warganya yang tengah kesulitan.
Senada dengan itu, Anggota Parlemen Obura-Wonenara sekaligus Menteri Pertanian John Boito menyampaikan terima kasih atas bantuan tersebut. Pihaknya telah mengalokasikan dana tambahan sebesar 600.000 Kina untuk paket bantuan El Nino, yang akan digabungkan dengan kontribusi K92 Mining guna membangun Tangki Air Southern Cross bagi masyarakat selama masa kekeringan. (*)