MERAUKE — Peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Gak, Kelurahan Bambu Pemali, Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan, Selasa (25/8/2026) dini hari. Tiga bangunan rumah dan satu unit sepeda motor ludes dilalap si jago merah. Kerugian material diperkirakan menembus angka Rp 1,5 miliar.
Kasatreskrim Polres Merauke, AKP Lukita Kustiana Putra, menyatakan penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan menyeluruh di lokasi kejadian begitu kondisi memungkinkan.
Api Diduga Berasal dari Tiang Listrik di Belakang Warung
Dari keterangan sejumlah saksi di lokasi, api pertama kali terlihat dari arah tiang listrik yang berada di belakang salah satu warung atau kedai. Dalam waktu singkat, kobaran api merembet ke bangunan-bangunan di sekitarnya.
Belum diketahui secara pasti apakah kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik atau faktor lain. Polisi masih mendalami keterangan saksi dan mengumpulkan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).
Respons Cepat: Water Cannon Brimob dan Damkar Dikerahkan
Begitu menerima laporan warga, piket pamapta 1 Polres Merauke yang dipimpin Ipda Victor Merani bersama anggota Polsek Merauke Kota langsung bergerak ke TKP. Mereka dibantu personel Brimob Merauke yang menurunkan satu unit truk water cannon untuk menjinakkan api.
Selain itu, dua unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran serta satu unit pemadam dari Kodim 1707 juga dikerahkan. Aksi pemadaman dilakukan cepat untuk mencegah kobaran api meluas ke permukiman padat penduduk sekaligus memastikan keselamatan warga sekitar.
Kerugian Capai Rp 1,5 Miliar, Polisi Periksa Lokasi Pascakebakaran
Dampak kebakaran kali ini terbilang besar. Tiga bangunan rumah yang rata dengan tanah serta satu unit motor yang ikut terbakar membuat total kerugian ditaksir mencapai Rp 1,5 miliar.
Kasatreskrim Polres Merauke menambahkan, pemeriksaan lebih lanjut terhadap lokasi kebakaran akan dilakukan setelah area dinyatakan aman. Hal ini penting untuk memastikan penyebab pasti peristiwa dan menentukan langkah hukum selanjutnya.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini, namun warga yang rumahnya terdampak kini mengungsi ke tempat yang lebih aman. Pihak kepolisian dan pemerintah setempat masih melakukan pendataan terhadap warga yang menjadi korban kebakaran.