JAYAPURA — Fakultas Hukum Universitas Cenderawasih (FH Uncen) membuka babak baru kepemimpinan. Dr. Yustus Pondayar, S.H., M.H., resmi menjabat dekan periode 2025–2029 dan langsung bergerak cepat.
Sejak dilantik pada Kamis (23/10/2025), ia memetakan langkah pembenahan strategis. Fokus utamanya mencakup tata kelola administrasi hingga penguatan mutu akademik di fakultas tertua di Tanah Papua itu.
Prioritas Pembenahan Empat Tahun ke Depan
Yustus dilantik Rektor Uncen, Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc., Agr., bersama jajaran pimpinan fakultas lainnya. Momen ini menjadi titik tolak bagi dekan baru menjalankan visinya selama empat tahun ke depan.
Langkah awal yang diambil adalah menyelaraskan visi seluruh elemen FH Uncen, mulai dari tenaga pendidik hingga staf administrasi. Keselarasan ini dinilai krusial agar pembenahan berjalan efektif dan tepat sasaran.
Mengapa Pembenahan Ini Penting?
Sebagai institusi pencetak calon sarjana hukum, FH Uncen memegang peran strategis melahirkan sumber daya manusia berkualitas di Papua. Pembenahan internal menjadi jawaban atas tantangan dunia hukum yang terus berkembang.
Publik menaruh harapan besar pada transformasi di FH Uncen di bawah kepemimpinan Yustus. Langkah konkret yang diambil dalam waktu dekat akan menjadi indikator awal keberhasilan kepemimpinannya.