MANOKWARI SELATAN — Satlantas Polres Mansel mengedukasi puluhan murid TK Kemala Bhayangkari 08 Ransiki tentang pengenalan rambu dan tata tertib berlalu lintas. Kegiatan yang dikemas dengan pendekatan menyenangkan ini dipandu langsung oleh Kasat Lantas Polres Mansel, Iptu Syahara Almas, bersama sejumlah personel.
Ketua Bhayangkari Cabang Mansel, Irene Marzel, yang juga menjabat sebagai Ketua Yayasan TK Kemala Bhayangkari Cabang Mansel, turut hadir menyaksikan jalannya sosialisasi. Materi disampaikan secara sederhana dengan harapan mudah dicerna oleh anak-anak.
Edukasi Jadi Fondasi Sebelum Penegakan Hukum
Iptu Syahara Almas menegaskan bahwa sosialisasi merupakan langkah utama sebelum program keamanan dan ketertiban masyarakat diterapkan. Menurutnya, pemahaman masyarakat terhadap aturan tidak bisa muncul secara instan tanpa adanya edukasi berkelanjutan.
"Memberikan edukasi kepada anak-anak, remaja sekolah, dan masyarakat merupakan hal yang utama. Setiap program tentunya harus diawali dengan sosialisasi. Apabila sosialisasi tidak dilaksanakan, tentunya hal tersebut akan kurang dipahami oleh masyarakat," ujar Syahara dalam keterangannya, Selasa (18/8/2026).
Targetkan Seluruh Sekolah di Mansel
Program Polisi Sahabat Anak ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang Satlantas Polres Mansel. Selain menyasar taman kanak-kanak, pihaknya juga menggencarkan program Police Goes to School untuk pelajar tingkat menengah.
Syahara menyebut jajarannya telah menggelar sosialisasi serupa di SMK Lahay Roi pada pekan sebelumnya. Rencananya, kegiatan ini akan kembali dilanjutkan di wilayah Oransbari pada Kamis (20/8/2026).
"Kami akan berusaha agar semua sekolah dapat kami datangi untuk diberikan sosialisasi," jelasnya.
Menanamkan Kebiasaan Tertib Sejak Dini
Irene Marzel mengapresiasi langkah Satlantas yang menyasar anak-anak usia dini. Menurutnya, pengenalan aturan lalu lintas sejak kecil dinilai lebih efektif untuk membentuk kebiasaan tertib dan aman saat anak beraktivitas di jalan kelak.
"Kegiatan seperti ini sangat baik untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak sejak dini tentang pentingnya tertib dan keselamatan berlalu lintas," tutur Irene.
Melalui pendekatan yang interaktif, anak-anak dikenalkan dengan fungsi rambu-rambu jalan, cara aman menyeberang, serta pentingnya menggunakan helm saat berkendara. Diharapkan, kebiasaan positif ini bisa tertanam dan menjadi contoh bagi lingkungan sekitarnya.