Pencarian

Razia KRYD di Dogiyai Sita Samurai, Parang, hingga Busur Panah, Polisi Sisir Tiga Titik di Moanemani

Minggu, 23 Agustus 2026 • 14:24:31 WIB
Razia KRYD di Dogiyai Sita Samurai, Parang, hingga Busur Panah, Polisi Sisir Tiga Titik di Moanemani
Petugas mengamankan belasan senjata tajam, termasuk samurai, parang, dan busur panah, dalam razia KRYD di tiga titik di Kota Moanemani, Dogiyai, Sabtu (22/8/2026).

DOGIYAI — Polres Dogiyai bersama personel BKO Brimob Polda Papua dan Polda Papua Barat menggelar operasi senjata tajam dan minuman keras di wilayah Kota Moanemani, Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, Sabtu (22/8/2026). Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) itu berlangsung dari pukul 16.20 hingga 17.15 WIT.

Operasi dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad Sabbe Rety. Sebanyak dua regu personel BKO Brimob dikerahkan untuk memperkuat jajaran Polres Dogiyai dalam penyisiran kali ini.

Barang Bukti yang Diamankan Petugas

Dari hasil pemeriksaan di lapangan, aparat mengamankan belasan benda yang berpotensi digunakan untuk tindak kekerasan. Seluruh barang bukti tersebut kini telah dibawa ke Markas Polres Dogiyai.

  • 3 bilah parang
  • 1 bilah samurai
  • 4 pisau
  • 1 kapak
  • 2 busur panah
  • 2 katapel

Tiga Titik Strategis Disisir

Sebelum melakukan penyisiran, seluruh personel mengikuti Apel Arahan Pimpinan (AAP). Dalam pengarahan itu, petugas diminta menjalankan pemeriksaan secara profesional dan humanis serta tetap berpedoman pada prosedur operasional standar.

Petugas kemudian bergerak ke tiga lokasi yang dianggap rawan, yakni kawasan Pos Kotis, Kampung Ekemanida, dan pertigaan Puskesmas. Pemeriksaan difokuskan pada kendaraan roda dua, roda empat, serta barang bawaan masyarakat yang melintas.

Komitmen Jaga Keamanan Dogiyai

Kabag Ops Polres Dogiyai AKP Harsyad Sabbe Rety menegaskan bahwa razia ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan kepolisian menjaga situasi keamanan di wilayah Dogiyai. Ia memastikan operasi serupa akan terus digelar secara rutin.

"Komitmen kami jelas. Dogiyai harus aman. Razia ini akan terus kami lakukan untuk mencegah peredaran sajam dan miras yang dapat memicu kriminalitas," tegasnya.

Setelah kegiatan lapangan selesai sekitar pukul 16.45 WIT, seluruh personel kembali ke Markas Polres Dogiyai untuk mengikuti apel konsolidasi. Rangkaian kegiatan dinyatakan berakhir dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif.

Penguatan Intelkam dan Peran Tokoh Masyarakat

Selain operasi lapangan, Polres Dogiyai berencana memperkuat fungsi Intelkam untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Langkah ini akan dilakukan melalui koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda setempat.

Langkah tersebut diharapkan mampu mempersempit ruang terjadinya tindak pidana sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat. Aparat juga mengimbau warga untuk ikut menjaga situasi tetap kondusif dengan tidak membawa atau menyimpan benda yang berpotensi digunakan untuk melakukan kekerasan.

Follow papuaonline.id

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: nabire.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks